
Menurut Xavi Hernandez, absensi lama yang
membelit Iker Casillas merupakan sebuah kehilangan besar bagi Real
Madrid. Sebab, selain berstatus pilar penting dalam tim, sang kapten
juga dapat dianggap sebagai “hati dan jiwa” klub.
San Iker dinyatakan harus beristirahat
antara delapan sampai 12 minggu pascaoperasi pada jempol tangannya yang
patah akibat tak sengaja tertendang Alvaro Arbeloa ketika Los Merengues
melawat ke kandang Valencia di leg II perempat-final Copa del Rey, midweek lalu.
“Cederanya adalah sebuah problem. Dia adalah hati dan jiwa Real
Madrid, dan kapten mereka. Dia adalah kehilangan besar buat Madrid dan
Spanyol. Kami telah mengirimkan pesan dukungan untuknya,” kata Xavi,
gelandang Barcelona yang dikenal bersahabat dekat dengan Casillas, dalam
jumpa pers.
“Saya sering berbicara dengannya, kami saling berkirim pesan singkat,
saling memberi dorongan. Saya memberinya dorongan di beberapa momen,
contohnya ketika pelatihnya tidak menurunkannya dalam tim.”
“Itu membuat saya terkejut. Luar biasa melihat seorang kiper yang
telah bermain selama bertahun-tahun tiba-tiba ditepikan, tapi itu adalah
topik bagi mereka.”
“Ini adalah isu-isu yang rumit, tak tepat bagi saya untuk
berkomentar. Mereka akan kehilangan Iker selama dua bulan, yang
merupakan pilar di Madrid dan di tim nasional.”
Selengkapnya...
Sabtu, 26 Januari 2013
Xavi: Iker Casillas Hati & Jiwa Real Madrid
Jumat, 14 Desember 2012
Xavi Ingin Berada Di Barca Sampai 2016

Gelandang Barcelona Xavi semakin dekat untuk menuntaskan sebuah kesepakatan kontrak barunya bersama Blaugrana. Ia juga mengaku untuk saat ini dirinya ingin bisa menikmati diri bersama Barca hingga 2016.
Pada
penghujung bulan depan Xavi akan genap berusia 33 tahun. Walau usia
semakin bertambah namun tak ada keraguan sama sekali dari Barca maupun
dirinya untuk memperpanjang kontrak.
"Rasanya kedua pihak tidak
butuh waktu lama lagi untuk meraih sebuah kesepakatan dan semua itu
tinggal teken kontrak saja," kata Xavi dalam sebuah jumpa pers selepas
sesi latihan.
"Saat ini impian yang ada adalah bagaimana melihat
karir saya di Barca akan terus berlanjut dan menjadi nyata. Saya sangat
bahagia bisa menuntaskannya di sini. Jika saya bisa berada di sini
sampai usia 36 tahun, tentunya itu menjadi sebuah kehormatan."
"Sekali lagi ini adalah klub seumur hidup saya. Untuk saat ini saya hanya ingin menikmati diri sampai 2016," ujarnya.
Selengkapnya...
Minggu, 09 September 2012
Xavi: Spanyol Selalu Bermain Baik
“Tidak peduli siapa yang bermain [untuk Spanyol], tim akan selalu bermain baik. Meski banyak pemain yang jarang tampil, tim tidak terpengaruhi. Semua merasa bahagia,” ujar Xavi kepada wartawan.
Dalam pertandingan itu, Xavi melawan bekas pelatihnya di Barcelona, Frank Rijkaard, yang kini melatih Arab Saudi. “Rijkaard adalah orang baik, pelatih hebat dan memberikan banyak hal untuk Barcelaona. Saya mengingat dia sebagai pribadi yang luar biasa,” ujar gelandang berusia 32 tahun itu.
Dalam pertandingan selanjutnya, Spanyol akan memulai perjalanannya ke Brasil dengan melawan Georgia pada Selasa (11/9) waktu setempat. Selengkapnya...

