seo.uk.net Raja303 SPORTBETTING CASINO RAJA303 AMAN DAN TERPERCAYA: thibaut courtois >
  • Berita Bola
  • Live score
  • Promo Sportbook
  • Promo Casino
  • Hubungi kami
  • Affiliasi
  • Nawala Unblocker
  • Nawala Unblocker 2
  • Jadwal siaran bola
Selamat datang di blogspot raja303 moto kami:anda puas kami senang
Tampilkan postingan dengan label thibaut courtois. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label thibaut courtois. Tampilkan semua postingan

Kamis, 07 Mei 2015

Resep Rahasia Courtois

Kiper Chelsea, Thibaut Courtois mengungkapkan keterlibatan cabang olahraga lain selain dari sepak bola yang ikut menentukan ketangguhannya sebagai seorang penjaga gawang.

Kiper utama The Blues telah melewati musim yang menakjubkan di bawah mistar jawara Premier League dan Capital One Cup 2014-15 itu. Kemampuan Chelsea menentukan gelar lebih awal di Liga Inggris tentu tak terlepas dari peran kiper berusia 22 tahun itu dalam mementahkan serangan lawan.

Kiper muda timnas Belgia itu bukan hanya mampu menggeser posisi penjaga gawang legendaris macam Petr Cech dari skuat utama Chelsea musim ini. tetapi ia juga telah dianggap punya kualitas yang setara dengan kiper-kiper terbaik dunia saat ini.

Kemunculan Courtois cukup mengejutkan mengingat usianya yang masih begitu muda, terutama bagi seorang kiper. Dalam wawancara dengan majalah klub Chelsea, ia mengungkapkan jika kemampuan alaminya menjaga gawang dipengaruhi oleh jenis olahraga lain yang dikenalnya sejak belia.

"Aku dibesarkan dalam keluarga olahraga bola voli di mana pemain (bertubuh) tinggi namun tetap punya kemampuan menjatuhkan diri dengan cepat. Jadi aku rasa ada semacam keturunan genetis," kata Courtois.

"Aku punya refleks yang baik dan aku masih punya kecepatan meski tubuhku tinggi. Itu alasan yang menyebabkan aku bisa meraih bola-bola sulit yang terlihat tak mungkin dilakukan oleh pemain bertubuh tinggi pada bola-bola bawah. Aku bisa menjangkaunya karena aku tinggi dan juga cepat. Jadi aku punya keduanya. Aku yakin kebiasaanku bermain bola voli di saat aku muda sangat menolongku."

Pemain yang dilahirkan bernama Thibaut Nicolas Marc Courtois itu menambahkan jika bukan hanya DNA yang menurun dari keluarganya yang membuatnya sehebat sekarang. Ia menjelaskan jika ia tak akan mampu meraih kesuksesan seperti sekarang tidak mengajarkannya untuk tidak menyombongkan diri.

"Kedua orangtuaku sangat berpengaruh pada mulanya karena mereka adalah sosok yang bterkait dengan olahraga. Mereka selalu mengajarkanku untuk tetap rendah hati dan ramah. 
Selengkapnya...

Rabu, 08 Oktober 2014

Cech Tak Betah Terus-terusan Jadi Cadangan



Petr Cech mengaku tak betah terus-terusan menjadi kiper cadangan Chelsea. Kalau situasinya tak lekas menunjukkan perubahan, Cech memberi sinyal akan pergi dari The Blues.

Cech kehilangan statusnya sebagai penjaga gawang nomor satu Chelsea sejak musim ini. Kiper asal Republik Ceko itu digusur oleh Thibaut Courtois, yang kembali ke Chelsea setelah tiga musim dipinjamkan ke Atletico Madrid.

Cech baru main dua kali pada musim ini. Yang pertama adalah pada laga Piala Liga Inggris melawan Bolton Wanderers. Yang kedua pada akhir pekan lalu, saat timnya mengalahkan Arsenal 2-0 di Premier League, itu pun karena Courtois cedera di tengah pertandingan.

Banyak duduk di bangku cadangan membuat Cech tak nyaman. Dia ingin segera mencari kejelasan terkait masa depannya di Stamford Bridge.

"Saya pikir mereka mengenal saya dengan cukup baik di Chelsea, untuk mengetahui situasi yang pastinya tak akan saya impikan," tutur Cech kepada Czech Radio.

"Dengan adanya Piala Eropa pada tahun 2016 dan tim nasional di pikiran saya, tak ada waktu bagi saya untuk duduk di bangku cadangan dan tak bermain," tambahnya.

"Saya belum bicara dengan siapa pun di klub, tapi kalau situasinya tidak mulai membaik bagi saya, saya ingin membereskannya," kata Cech.

Cech direkrut Chelsea dari Rennes pada tahun 2004 silam. Kiper yang kini berusia 32 tahun itu telah tampil pada hampir 500 pertandingan bersama Chelsea dan memenangi tiga titel Premier League, empat titel Piala FA, dua titel Piala Liga Inggris, Liga Champions, dan Liga Europa.
Selengkapnya...

Jumat, 12 September 2014

Chelsea Beri Courtois Kontrak Baru



Pulang ke Chelsea setelah menjalani periode peminjaman di Atletico Madrid, Thibaut Courtois bukan cuma dapat posisi kiper utama. Dia juga diberi kontrak jangka panjang berdurasi lima tahun.

Courtois ditarik pulang ke Stamford Bridge oleh Chelsea setelah menjalani dua musim yang gemilang dengan status pinjaman di Atletico Madrid. Pulang ke London, dia langsung jadi pilihan utama di bawah gawang menggusur posisi Petr Cech.

Kegembiraan penjaga gawang 22 tahun itu kini berlipat ganda setelah dia menyepakati kontrak baru bersama The Blues. Manajemen klub menyodorinya kontrak berdurasi lima tahun buatnya.

"Saya sangat gembira dengan kesepakatan baru ini, sangat menyenangkan mengikat kontrak berdurasi lima tahun," sahut Courtois di situs resmi Chelsea.

"Masa depan saya sudah jelas, tapi menyenangkan mengetahui kalau saya akan berada di sini untuk lima tahun ke depan dan sekarang saya bisa berkonsentrasi bermain," lanjut pesepakbola asal Belgia itu.

Dua tahun di Spanyol, Courtois membantu Atletico memenangi empat trofi juara. Selain La Liga dan Copa del Rey, dia juga punya medali juara Liga Europa dan Piala Super Eropa.

Courtois selalu dipasang sebagai starter pada tiga pertandingan Chelsea di Premier League musim ini. Sejauh ini gawangnya sudah kebobolan empat kali.
Selengkapnya...

Sabtu, 12 Juli 2014

Di Antara Neuer, Romero, dan Navas... Siapa yang Terbaik?



Dua penjaga gawang tim finalis Piala Dunia, Manuel Neuer (Jerman) dan Sergio Romero (Argentina) bersama Keylor Navas, kiper Kosta Rika jadi nominator peraih Sarung Tangan Emas Piala Dunia 2014.

Piala Dunia tahun ini di Brasil menjadi arena pertunjukan kiper-kiper bagus. Aksi penyelamatan mereka memikat para pecinta sepakbola yang tak menyangka bola-bola sulit bisa ditepis atau ditangkap.

Selama hampir satu bulan di Negeri Samba, kita menyaksikan penampilan gemilang Guillermo Ochoa (Meksiko) saat menahan serangan bertubi-tubi dari Brasil, kemudian Rais M’Bolhi (Aljazair) yang jadi tembok tebal untuk para pemain Jerman.

Catatan kiper bagus lainnya adalah Thibaut Courtois (Belgia), Julio Cesar (Brasil), Tim Howard (Amerika Serikat), David Ospina (Kolombia), sampai Tim Krul dari Belanda yang menepis dua tendangan dalam drama adu penalti setelah masuk di semenit jelang berakhirnya babak perpanjangan waktu.

Akan tetapi, FIFA menilai bahwa tiga kiper yakni Neuer, Romero dan Navas adalah yang terbaik dan salah satunya pantas disematkan sarung tangan emas.

Neuer melakukan 25 kali penyelamatan di enam pertandingan Jerman. Pemain Bayern Munich itu mengoleksi tiga cleansheet dari duel kontra Portugal (4-0), Amerika Serikat (1-0) dan Prancis (1-0).

Romero menjadi pahlawan kemenangan Argentina di babak semifinal melawan Belanda. Ia sukses mementahkan tembakan penalti dari Ron Vlaar dan Wesley Sneijder dalam drama adu penalti.

Sementara itu Navas tiga kali terpilih sebagai bintang lapangan dari total lima partai yang dilewatinya. Namun Kosta Rika sayangnya harus angkat kaki seusai kalah dramatis dari Belanda lewat adu penalti.

Adu kemampuan Neuer dan Romero akan tersaji pada Senin (14/7/2014) dinihari WIB di Stadion Maracana. Mereka akan berusaha kuat untuk menjaga gawang masing-masinng agar tidak kebobolan. Menarik untuk dinanti kiper mana yang terbaik di pertandingan final nanti.

Dalam empat edisi sebelumnya, tiga kiper yang mengantar timnas juara dunia akan mendapatkan Sarung Tangan Emas dari FIFA. Nama ketiga pemain tersebut adalah Fabien Barthez (Prancis) di tahun 1998, Gianluigi Buffon (Italia) di tahun 2006 dan Iker Casillas (Spanyol) di tahun 2010.

Dalam sejarah penghargaan kiper terbaik, Jerman dan Kosta Rika sudah satu kali meraih anugerah tersebut, sedangkan Argentina dua kali. Pada edisi 1974, Sepp Maier mewakili Jerman Barat dinobatkan sebagai kiper terbaik.

Empat tahun berikutnya, Argentina yang menjadi juara dunia untuk pertama kalinya menyertakan nama kiper Ubaldo Fillol untuk meraih anugerah serupa. Pada Piala Dunia 1990 di Italia, kiper terbaik diserahkan kepada dua pemain: Luis Gabelo Conejo (Kosta Rika) dan Sergio Goycochea (Argentina).
Selengkapnya...

Rabu, 02 April 2014

Atletico atau Chelsea, Courtois Putuskan Pekan Depan




Thibaut Courtois memastikan bahwa klubnya musim depan hanya akan ada Chelsea atau Atletico Madrid. Mana yang akan diperkuatnya, kiper asal Belgia itu akan memutuskannya pekan depan.

Masa depan Courtois saat ini tengah ramai dispekulasikan mengingat Chelsea menginginkannya kembali ke London Barat. Hal itu sulit dilakukan oleh Courtois karena tak ada jaminan ia bakal menjadi pemain inti.

Sementara itu hati Courtois boleh dibilang lebih berat ke Atletico, klub yang diperkuatnya selama tiga tahun terakhir dan dibawanya meraih satu trofi Liga Europa, satu Copa del Rey, dan satu Piala Super Eropa.

Beberapa waktu lalu Atletico sendiri sudah menyatakan keinginannya untuk mempertahankan pesepakbola berusia 21 tahun itu. Di tengah-tengah kebimbangan hatinya, muncul ketertarikan dari Real Madrid dan Barcelona pada dirinya.

Tapi Courtois menyanggah keras rumor itu dan memastikan bahwa ia hanya akan bergabung ke salah satu dari Atletico atau Chelsea musim depan. Keputusan soal itu akan dibuatnya pekan depan.

"Saya selalu bilang bahwa hanya Atletico atau Chelsea yang saya pikirkan," ujar Courtois seperti dikutip Soccernet.

"Pekan depan saya akan memutuskannya. Saya tidak akan mengatakan apakah saya akan bertahan atau tidak. Yang saya katakan adalah pekan depan saya memberi keputusan soal itu," sambungnya.

Pekan depan berarti setelah Courtois dkk melakoni leg kedua perempatfinal Liga Champions kontra Barcelona. Leg pertama dinihari WIB tadi berakhir 1-1.
Selengkapnya...

Kamis, 13 Maret 2014

Atletico Akan Lakukan Apapun untuk Pertahankan Courtois





Atletico Madrid memastikan mereka tak mau kehilangan Thibaut Courtois musim depan. Kubu Los Cholchoneros akan melakukan segala usaha termasuk membayar uang transfer dengan jumlah besar kepada Chelsea.

Sampai saat ini Chelsea memang masih jadi pemilik sah Courtois, yang meminjamkan kiper asal Belgia itu ke Atletico dalam tiga musim terakhir.

Masa depan Courtois kemudian diombang-ambing ketika The Blues ingin membawa kembali Courtois musim 2014/2015 dan tak mau meminjamkannya lagi. Namun, masalahnya Chelsea masih punya Petr Cech yang terus tampil prima meski sudah berusia 31 tahun.

Courtois pun jauh-jauh hari sudah mengultimatum Chelsea bahwa ia akan kembali jika klub London Barat itu memastikan tempat utama untuknya.

Melihat kondisi ini, Atletico pun tak berhenti berusaha untuk terus merayu Chelsea agar tetap membiarkan Courtois berada di Vicente Calderon. Jika memang tak berhasil memperpanjang peminjamannya, Atletico siap mempermanenkan Courtois dengan banderol 30 juta euro.

"Courtois masih pemain Atletico hingga akhir musim. Setelahnya kami akan coba membelinya jika Chelsea mengizinkannya. Jika tidak kami akan mencari cara lain agar dia bertahan di Atletico musim depan," ujar Courtois sepertid dikutip AS.
Selengkapnya...

Rabu, 12 Maret 2014

Poli Sempat Merasa Atletico Tidak Super




Gelandang AC Milan Andrea Poli sempat tidak merasa timnya bakal dicukur Atletico Madrid. Tapi nyatanya, lawannya itu tampil super dan memastikan tiket ke perempatfinal dengan sangat meyakinkan.

Milan datang ke leg kedua di Vicente Calderon dinihari tadi dengan posisi tertinggal 1-0, setelah kalah pada pertemuan pertama di San Siro. Meski mengawali laga dengan buruk, langsung kebobolan di menit ketiga oleh Diego Costa, namun Milan sempat mendapatkan angin segar kala Ricardo Kaka berhasil membobol gawang Thibaut Courtois.

Gol tersebut membawa Rossoneri dalam situasi yang cukup menguntungkan kendati masih tertinggal 1-2. Satu gol lain bakal membawa mereka unggul gol tandang dan peluang lolos pun membesar.

Namun apa daya mereka mendapatkan pukulan jelang jeda pertandingan, saat Arda Turan mencetak gol kedua untuk tuan rumah. Gol tersebut menjadi momentum Los Cholconeros hingga menambah dua gol lainnya lewat Raul Garcia dan gol kedua Costa.

"Kebobolan gol cepat seperti itu bukanlah start yang menjanjikan. Setelah skor berubah 1-1 kami punya peluang lain untuk mencetak gol dan saya sempat benar-benar tidak merasa bahwa Atletico superior atas kami," kata Poli kepada Sky Sport Italia dikutip Football Italia.

"Kemudian gol yang membuat skor 2-1 berarti kami kembali terdesak sebelum turun minum. Setelah jeda mereka membabi-buta karena mereka adalah sebuah tim hebat," lanjutnya.

"Saya ulangi, di 30 menit pertama saya tidak mendapatkan kesan Atletico superior atau lebih dominan. Kami pulang dengan rasa pahit di mulut kami," tambah gelandang 24 tahun ini.

"Kami datang ke sini untuk menampilkan performa hebat, tapi mereka tampil lebih baik daripada kami. Kami akan duduk bersama dan menganalisis kesalahan kami bersama," demikian dia.
Selengkapnya...

Selasa, 11 Maret 2014

'Spekulasi Masa Depan Courtois hanya Usaha Ganggu Atletico'




Spekulasi Thibaut Courtois ditanggapi ringan oleh ayah penjaga gawang asal Belgia itu. Siampang siur itu dinilai hanya sebagai cara untuk mengganggu Atletico Madrid. 

Berstatus sebagai pemain pinjaman dari Chelsea, Courtois justru cemerlang di Atletico. Dia dipasang sebagai kiper utama sepanjang musim ini dan telah membuat 13 clean sheet.

Manajer The Blues Jose Mourinho pun tampaknya akan memberikan kepercayaan kepada kiper berusia 21 tahun itu. Dia sempat mengungkapkan tak akan meminjamkan Coutois ke klub lain lagi musim depan. 

Namun, ayah Curtois yang juga berperan sebagai agen memastikan belum ada kesepakatan dengan klub manapun. 

"Ini menjadi satu usaha untuk membuat tak stabil Atletico Madrid. Tak ada kontak dengan apapun dengan Real Madrid. Negosiasi kami dengan Chelsea juga baru mulai," kata Thierry kepada Metro.

"Dan Chelsea tak akan membiarkan dia pergi, jika kontraknya sudah habis. Sekarang Thibaut fokus di liga domestik Atletico dan Liga Champions," tegas dia. 
Selengkapnya...

Sabtu, 16 Februari 2013

Thibaut Courtois Tertawakan Transfer Radamel Falcao Ke Chelsea


Kiper muda Thibaut Courtois menyebut media hanya mengada-ada transfer Radamel Falcao ke Chelsea.


Pemain milik Chelsea, yang kini menjalani musim peminjaman keduanya bersama Atletico Madrid, Thibaut Courtois menampik pemberitaan bahwa Radamel Falcao bakal merapat ke Stamford Bridge.
Dalam sebuah keterangan, kiper muda asal Belgia ini menyebutkan bila transfer rekannya ke juara Liga Champions musim lalu itu tidaklah benar.
“Kebanyakan yang dikatakan media adalah omong kosong,” ujar kiper 20 tahun itu kepada Reuters. “Mereka hanya menebak [transfer Falcao ke Chelsea].
“Mereka tahu Chelsea menginginkan Radamel Falcao, tetapi Chelsea juga mengatakan kepada saya, ‘hal terakhir yang ingin kami lakukan adalah menjual Anda’. Mungkin mereka [media] berbohong tentang [kabar penjualan] saya, tapi saya tidak berpikir bakal dijual.” Selengkapnya...

Kamis, 07 Februari 2013

Curthois Tolak Panggilan Chelsea?

Thibaut Courtois. (Foto: Reuters)

MADRID – Atletico Madrid tampaknya tengah gundah gulana dengan kemungkinan kepergian Thibaut Courtois ke klub asalnya, Chelsea. Agar bertahan, manajemen Los Colchoneros pun kabarnya siap mengajukan kontrak permanen kepada Curthois pada musim panas nanti.

Seperti diketahui bahwa Atletico berpotensi ditinggal Curthois menyusul keinginan The Blues yang membawa kembali pemainnya ke Stamford Bridge usai melakoni dua musim di Vicente Calderon sebagai pemain pinjaman.

Namun, seperti dilansir Daily Mail, Kamis (7/2/2013), kiper asal Belgia itu telah memberikan sinyal bahwa ingin tetap bertahan di Atleltico. Artinya Curthois yang kini berusia 20 tahun itu dengan halus menolak tawaran Chelsea.

Pasalnya, dengan kembali ke London bukan tak mungkin Curthois hanya akan menjadi penghias bangku cadangan, mengingat Chelsea memiliki Petr Cech yang tangguh di bawah mistar gawang. Sementara di bawah asuhan Diego Simeone, Curthois selalu menjadi andalan.

Namun, bukan London Biru apabila tak dapat mewujudkan impiannya. Hingga saat ini, Chelsea kabarnya terus meyakinkan Curthois dengan iming-iming akan menjadi kiper utama skuad Rafael Benitez itu. Selengkapnya...

Senin, 17 September 2012

10 Pemain Muda Terbaik Saat Ini

Thibaut Courtois memenangkan sebuah kejuaraan dengan cara yang kurang wajar, yaitu dengan mengalahkan klub yang mengontraknya dalam Piala Super UEFA 2012.

Kiper nomor satu Atletico Madrid ini adalah buah kecerdikan klubnya dalam membaca talenta yang terkungkung di belakang nama besar kiper Chelsea, Petr Cech.

Setelah dipinjamkan ke Atletico, Courtois dipercaya untuk menjadi penjaga gawang utama. Dengan nama yang semakin melambung, tentunya tidak ada alasan bagi Chelsea untuk tidak meliriknya kembali.

Kiper Timnas Belgia ini memang tidak akan merebut posisi Petr Cech dalam waktu dekat, namun The Blues tidak akan rela untuk menjual bakat hebat ini. Chelsea akan terlihat bijak bila membiarkan Courtois berkelana bersama klub-klub lainnya dengan status pinjaman demi mengembangkan talentanya. Selengkapnya...