
Persibo dan PSM harus menyelesaikan pertandingan masing-masing dengan sepuluh pemain akibat terkena kartu merah.
Persibo Bojonegoro memetik kemenangan dalam laga perdana mereka di
Indonesian Premier League (IPL) 2013 usai mengalahkan PSM Makassar di
Stadion Letjen H Soedirman, Minggu (3/3).
Kemenangan itu membuat
Persibo menempati peringkat ketujuh dengan nilai tiga, terpaut dua angka
dari Semen Padang yang memuncaki klasemen sementara. Sedangkan PSM
berada di papan bawah tanpa satu pun poin.
Pertandingan ini
sempat menjadi tanda tanya, mengingat pemain Persibo sempat mengancam
akan mogok terkait belum kejelasan kontrak. Namun laga ini akhirnya bisa
digelar. Duel antara Persibo dan PSM berlangsung lamban sepanjang babak
pertama.
Irama permainan mengalami perubahan di babak kedua.
Baik Persibo dan PSM bermain cepat untuk memecahkan kebuntuan mereka.
Tensi permainan pun menjadi panas ketika Persibo unggul di menit ke-67.
Persibo
memecahkan telur melalui eksekusi penalti Marcelo Cirelli yang tidak
bisa dihentikan kiper Deny Marcell. Hadiah penalti diberikan wasit
akibat pelanggaran handsball pemain PSM.
Hukuman penalti ini
mendapat protes dari pemain PSM sebelum eksekusi dilakukan. Hendra
Wijaya diganjar kartu merah, karena telah mendorong wasit dalam
melakukan aksi protesnya.
Keunggulan jumlah pemain dimanfaatkan
Persibo untuk menggandakan keunggulan. Pada menit ke-77, Laskar Angling
Dharma kembali menjebol gawang PSM melalui pemain pengganti Bijahil
Calwa.
Namun selang satu menit kemudian, Persibo harus kehilangan
pemain setelah Tri Rahmat diganjar kartu merah akibat melakukan
pelanggaran keras. Skor 2-0 ini bertahan hingga pluit panjang ditiupkan
wasit.
Selengkapnya...
Minggu, 03 Maret 2013
Persibo Bojonegoro Sikat PSM Makassar
Sabtu, 22 Desember 2012
Persibo Bojonegoro Bakal Dilatih Gusnul Yakin
Meskipun mundur dari jadwal semula yang sudah
ditetapkan, namun Persibo Bojonegoro akhirnya memiliki pelatih kepala
baru. Sosok yang terpilih menjadi arsitek tim berjuluk Laskar Angling
Dharma musim 2012/13 adalah, Gusnul Yakin. Pria yang sebelumnya juga
pernah melatih tim ini, pada tahun 2007.
Kebenaran kabar ini dipastikan oleh manajer
Persibo Bojonegoro, Nur Yahya. Ia mengungkapkan, Gusnul Yakin nantinya
akan didampingi asisten pelatih Bambang Pramudji, yang sudah memimpin
seleksi bagi pemain lokal Bojonegoro. Sementara pelatih kiper,
dipercayakan pada Alan Haviludin.
"Pada prinsipnya, Gusnul Yakin
sudah sepakat menangani Persibo musim depan. Harganya pun sudah cocok,
meski nominalnya tidak bisa kami sebutkan," ujar Yayak-sapaan akrab dari
Nur Yahya.
Pelatih asli Malang itu, sebelumnya juga
sudah pernah memberikan raihan prestasi kepada Persibo, saat
mengantarnya menjadi juara Divisi Satu pada 2007. Sebuah torehan
prestasi, yang sekaligus membuat tim kebanggaan Boromania tersebut,
secara otomatis naik ke kasta Divisi Utama pada 2008.
Sementara
itu, Yayak juga mengakui, jika sebelum deal dengan Gusnul Yakin,
pihaknya memang sempat melakukan negosiasi dengan arsitek Persibo musim
lalu, Paulo Camargo. Namun karena terbentur masalah harga, maka baik
manajemen Persibo maupun Paulo Camargo tidak menemui kata sepakat.
"Permintaan
nilai kontrak Camargo, di luar kemampuan manajemen. Camargo pada
akhirnya mundur, dan kami alihkan pada sosok Gusnul," jelas Yayak.
Dengan
resminya Gusnul berlabuh di Bojonegoro, memang mematahkan beberapa
rumor yang sempat berkembang mengenai siapa sosok pelatih baru Persibo
musim 2012/13. Sebab sebelumnya, tim ini juga sempat dihubung-hubungkan
dengan Zaenal Abidin, Widodo Cahyono Putro, Liestiadi, Paulo Camargo dan
Raja Isa.
“Kami berharap, duet Gusnul dan Alan bisa mengulang
prestasi gemilang, ketika mengantar Persibo menjuarai kompetisi Divisi
Satu. Rencananya Senin (24/12) depan, Gusnul dan Alan akan ke
Bojonegoro, sebab Gusnul sekarang masih di Malang," terangnya.
Di
lain perkembangan, sebanyak 15 pemain baru bagi Persibo, terjaring
dalam seleksi pemain lokal Bojonegoro. Seleksi ini ditangani asisten
pelatih Bambang Paramudji, di mana mereka terus diasah kemampuannya.
Hingga saat ini, pemain lokal yang lulus dalam seleksi itu, sudah
melakukan tiga kali latihan rutin.
“Sudah tiga kali latihan, tapi
masih banyak yang salah dalam melakukan kontrol bola. Padahal, latihan
ini dimaksudkan selain untuk pembentukan fisik, juga pembenahan bagi
kontrol bola pemain,” ujar Bambang.
Bambang menjelaskan, bila
dalam sepakbola yang terpenting adalah kelincahan dalam melakukan
passing maupun kontrol bola. Sedangkan dari segi fisik, Bambang menilai
15 pemain internal Persibo itu, sudah mulai menunjukkan gejala
peningkatan.
“Namun bila dilihat dari segi fisik, saya rasa sudah lumayan, sudah ada peningkatan di tiap pemain," pungkasnya.
Selengkapnya...