Masih Ingat Jaap Stam? Bek yang tenar karena
prestasinya membawa Manchester United meraih treble winners pada 1999
tersebut muncul kembali ke publik.
Mantan pemain timnas Belanda itu baru-baru
ini ditunjuk sebagai asisten pelatih di Ajax Amsterdam musim depan. Ia
akan menjadi asisten Frank de Boer di klub kebanggaan warga Amsterdam
itu.
Stam akan berada di Ajax selama tiga musim hingga Juni
2016. Di Ajax nanti, ia akan membantu De Boer melatih pertahanan tim
muda Ajax, tim cadangan Ajax, serta tim utama Ajax.
Saat ini ia
adalah asisten pelatih di PEC Zwolle, klub yang membesarkannya. Pekan
lalu ia mengutarakan niatnya untuk mundur pada akhir musim nanti.
Selengkapnya...
Rabu, 09 Januari 2013
Jaap Stam Jadi Asisten Pelatih Ajax Amsterdam
Jumat, 04 Januari 2013
Jaap Stam Tertarik Berkiprah Di Inggris

Jaap Stam membeberkan ambisi berkiprah di
level yang lebih tinggi sebagai alasan tidak melanjutkan tugas sebagai
asisten pelatih PEC Zwolle.
Mantan bek timnas Belanda, Manchester United,
PSV Eindhoven, dan Ajax Amsterdam ini bergabung ke dalam staf
kepelatihan yang dipimpin Art Langeler sejak musim 2010/11. Kerja keras
Stam mendampingi Langeler berbuah tiket promosi bagi Zwolle ke
Eredivisie Belanda musim ini. Namun, keduanya memastikan akan
meninggalkan Zwolle di akhir musim.
"Saya ingin bekerja dalam lingkup yang lebih luas di klub yang lebih besar pula," ujar Stam kepada Voetbal International.
"Saat ini belum ada yang nyata, tapi kelihatannya waktu yang tepat untuk mengarungi jenjang berikutnya."
"Saya
sudah memberi tahu direksi Zwolle soal keputusan saya beberapa pekan
lalu. Keputusan saya tidak ada kaitannya dengan keputusan Art. Saya
ingin berprestasi, baik di dalam maupun luar negeri. Sudah banyak yang
tahu sepakbola Inggris sangat menarik bagi saya."
Seiring dengan
kepergian Langeler, Zwolle sudah menghimpun sejumlah kandidat pengganti
yang pantas. Salah satunya adalah mantan pelatih SC Heerenveen, Ron
Jans. Stam sendiri sempat secara paruh waktu menjadi staf pelatih khusus
pemain belakang di Ajax musim lalu, tetapi menolak bergabung permanen
saat pergantian musim dan memilih fokus ke Zwolle.
Selengkapnya...