
Harry Redknapp menilai nasib QPR akan ditentukan pada sepuluh pertandingan terakhir Liga Primer Inggris.
Pelatih Queens Park Rangers Harry Redknapp mengatakan dirinya tetap
percaya diri mampu membawa timnya lolos dari jeratan degradasi musim
ini, setelah dilibas oleh Swansea City akhir pekan kemarin.
Tetapi mantan arsitek Tottenham tersebut menyadari anak asuhnya harus mulai meraih hasil maksimal di Liga Primer Inggris.
"Saya percaya diri kami dapat selamat. Saya tahu ini akan berat, dan
saya pikir peluang kami tipis tetapi tidak mustahil," ujar Redknapp.
"Situasinya sangat mirip dengan saat saya bersama Portsmouth, sangat mirip jika Anda melihat statistik."
"Saya pikir saat itu tergantung pada sepuluh pertandingan terakhir,
di mana kami mendapatkan sekitar 20 poin bersama Portsmouth. Itulah yang
kami butuhkan di sini, itu tidak mustahil."
Selengkapnya...
Senin, 11 Februari 2013
Harry Redknapp Pede QPR Lolos Dari Degradasi
Jumat, 04 Januari 2013
Harry Redknapp: QPR Ditawari Wesley Sneijder

Pelatih Queens Park Rangers Harry Redknapp
mengaku mendapatkan tawaran untuk merekrut gelandang FC Internazionale
Wesley Sneijder.
Seperti yang dilansir The Sun, Redknapp mengatakan dirinya terkejut mendapatkan panggilan terkait dengan masa depan pemain asal Belanda tersebut.
Namun, seperti Chelsea dan Arsenal, Redknapp menilai transfer akan sangat sulit terwujud mengingat besarnya gaji Sneijder.
"Saya ditanya oleh salah satu agen apakah saya ingin merekrut Sneijder. Tentu saja, saya mau," ujar Redknapp.
"Bagaimanapun juga, (gaji) dia sekitar £200 ribu per pekan dan sekarang dia ingin bergabung dengan QPR?"
"Saya tidak akan mengungkapkan siapa agen itu, tetapi mari mengatakan bahwa saya pikir kesepatakan sulit terwujud."
Selengkapnya...
Kamis, 03 Januari 2013
Harry Redknapp Siap Kontrak Tal Ben Haim

Terkesan dengan upaya keras Tal Ben Haim
dalam latihan, manajer Queens Park Rangers, Harry Redknapp, mengaku
bakal menyodorkan tawaran kontrak sampai akhir musim buat bek asal
Israel itu.
Pemain 30 tahun tersebut berstatus agen bebas usai dilepas Portsmouth akhir musim kemarin dan ia mulai menjalani periode trial bareng The Hoops sejak awal Desember lalu.
“Tal telah bekerja keras [dalam latihan] dan kami akan memberinya
kontrak sampai akhir musim,” ungkap Redknapp usai QPR membekuk Chelsea
1-0 di Stamford Bridge tadi malam.
“Dia mungkin disuntikkan ke dalam skuat. Dia ingin bergabung bersama kami.”
Meninggalkan Maccabi Haifa pada 2004, Ben Haim kemudian
malang-melintang di belantika sepakbola Inggris. Selain Porstmouth, ia
juga pernah membela Bolton, Chelsea, Manchester City, Sunderland, dan
West Ham United.
Selengkapnya...
Minggu, 23 Desember 2012
Harry Redknapp Kecam "Pemain Mahal" Queens Park Rangers

Usai dikalahkan Newcastle United 1-0, manajer
Queens Park Rangers Harry Redknapp mengarahkan kritik terhadap sejumlah
pemain bergaji mahal tapi minim kontribusi terhadap klub.
QPR masih terdampar di papan bawah klasemen
dengah hanya mampu mengemas satu kemenangan dalam 18 pertandingan.
Kegusaran Redknapp tidak bisa ditutupi usai pertandingan yang digelar di
St James' Park, Sabtu (22/12) petang.
"Jujur, saya tidak mau
menghabiskan uang klub," ujarnya usai pertandingan menjawab pertanyaan
tentang rencana transfer di bursa musim dingin.
"Banyak pemain di
klub ini yang menerima lebih dari kemampuan mereka. Jauh, jauh berbeda
dari apa yang mereka dapatkan dan apa yang mereka berikan kepada klub."
"Saya tidak mau melihat pemilik dipeloroti seperti yang terjadi dulu. Banyak agen yang menangguk uang dari mereka."
"Saya
mendenda seorang pemain pekan klub dan dia digaji lebih besar dari
pemain Tottenham Hotspur. Seharusnya Anda tidak memberikan gaji besar
jika memiliki stadion yang hanya berkapasitas 18 ribu orang."
"Newcastle menampung 52 ribu orang dan kebanyakan pemain mereka tidak digaji sebesar yang digaji QPR."
Selengkapnya...
Sabtu, 08 Desember 2012
Redknapp: Tak Ada Pesta Natal Bagi QPR

LONDON - Pelatih Harry Redknapp kembali menerapkan aturan yang selama ini dipegang oleh dirinya bila melatih sebuah klub. Yaitu, di mana timnya dilarang mengikuti pesta Natal pada 25 Desember nanti.
Seperti halnya, saat masih menjabat pelatih Tottenham Hotspur, Redknapp melarang para pemainnya menghadiri sebuah pesta Natal. Kini, ia juga menerapkan hal tersebut pada Queens Park Rangers (QPR).
Terlebih, saat ini QPR mengalami penurunan prestasi dan masih menghuni zona merah klasemen sementara Premier League. Redknapp menuturkan bahwa aturan itu sendiri demi kebaikan tim dan pemain QPR.
“Saya tak marah bila ada pesepakbola yang datang untuk menghadiri sebuah pesta Natal. Saya telah melakoni pekerjaan ini (melatih) sejak lama dan menemukan beberapa kejengkelan," ungkap Redknapp, seperti dilansir The Sun.
“Para pemain pergi keluar dan para fotografer sudah menunggu mereka untuk mengambil gambar pada tengah malam, dan sesungguhnya anda tak perlu lakukan hal tersebut. Terlebih, dengan posisi kami berada saat ini, tak ada yang perlu dirayakan," sambungnya.
Redknapp menambahkan bahwa para pemainnya seharusnya sudah puas dengan liburan musim panas lalu selama hampir dua setengah bulan. “Pesta akan segera digelar, bila kami berhasi meraih hasil yang diharapkan pada akhir musim nanti,” pungkasnya.
Selengkapnya...