
Cardiff City menginginkan jasa Dirk Kuyt, tapi apakah sang pemain tertarik?
Klub promosi Liga Primer Inggris Cardiff City telah mencanangkan ambisi
membenahi kekuatan klub dan salah satu pemain yang mereka incar adalah
mantan striker Liverpool, Dirk Kuyt.
Kuyt pindah ke Fenerbahce
awal musim ini setelah enam musim memperkuat Liverpool. Kehadiran Kuyt,
yang mengemas 51 gol di ajang Liga Primer, diyakini mampu menambah
pengalaman kepada skuat Cardiff. Namun, menurut Daily Mail,
pihak Kuyt tidak tertarik dengan rencana tersebut. Bahkan pemain
internasional Belanda itu siap menolak tawaran apapun dari Cardiff.
Kuyt mencetak sepuluh gol dalam 40 penampilan bersama Fenerbahce musim ini.
Selengkapnya...
Tampilkan postingan dengan label dirk kuyt. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label dirk kuyt. Tampilkan semua postingan
Jumat, 26 April 2013
Dirk Kuyt Didekati Club Cardiff City?
Kamis, 06 September 2012
Dirk Kuyt: Belanda Tidak Lagi Ditakuti Lawan

Penyerang veteran Belanda Dirk Kuyt masih optimistis timnya mampu melaju hingga ke semi-final Piala Dunia 2014, tapi tim lawan tidak lagi takut terhadap kekuatan The Oranje.
The Oranje gagal total di Euro 2012 setelah tersingkir di penyisihan grup tanpa meraih satu poin pun, padahal sebelumnya menjadi favorit sebelum turnamen digelar. Mereka kemudian kalah 4-2 dari Belgia saat pelatih anyar Louis van Gaal melakoni debut.
Eks striker Liverpool menilai timnya masih dalam pemulihan dari kegagalan di musim panas, tapi menegaskan spirit Belanda dalam konsisi bagus jelang laga kualifikasi Piala Dunia 2014 kontra Turki dan Hungaria.
"Rasa takut lawan kami sudah hilang, kami harus membangunnya kembali," kata pemain yang kini membela Fenerbahce.
"Ini bagus, ekspektasi untuk Piala Dunia berikutnya masih semi-final."
"Belanda selalu berangkat ke setiap turnamen dengan keinginan menang, selain itu saya lebih baik tetap di rumah," lanjut Kuyt.
Kuyt yakin kepercayaan diri rekan-rekannya tidak akan mengintimidasi mereka.
"Pemain yang masih di sini sejak Piala Eropa datang dengan kekecewaan. Di bawah Van Marwijk kami bermain dengan kepercayaan diri tinggi selama 3,5 tahun. Kami merasa akan menang, tak peduli siapa yang ada di tim atau siapa yang bermain."
"Tapi, perasaan itu hilang. Rasa takut dari lawan kami hilang begitu cepat. Penting bagi kami mendapatkan kembali kepercayaan diri," pungkasnya.
Selengkapnya...
Langganan:
Postingan (Atom)
