Meninggalkan gegap gempita sepakbola Eropa dan bergabung dengan klub Cina Shanghai Shenhua tidak menyisakan penyesalan pada Didier Drogba.
Hal itu ditegaskannya setelah muncul spekulasi dirinya akan kembali ke Liga Primer Inggris. Drogba menyatakan dirinya tak berencana meninggalkan Shanghai.
"Saya di sini. Saya baru bergabung dua bulan lalu," ungkap Drogba kepada BBC Sports.
"Saya benar-benar bahagia di sini, sungguh. Karenanya saya tak punya alasan untuk pergi. Saya ingin bertahan di sini selama mungkin, dengan trofi juara bersama tim saya dan memastikan fans kami sangat bahagia."
Namun Drogba tak menampik ada kesulitan dialaminya, baik dalam hal performa tim ataupun yang lainnya.
"Saat ini situasinya sulit, tapi saya tahu selalu ada harapan. Dan Saya mempercayainya," tandasnya.
"Saya merindukan Liga Primer Inggris karena kompetisi di sana merupakan yang terbaik di dunia, tapi saya sungguh-sungguh tak menyesali keputusan saya," papar Drogba.
Selengkapnya...
Tampilkan postingan dengan label cina. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label cina. Tampilkan semua postingan
Jumat, 21 September 2012
Selasa, 11 September 2012
Brasil Hajar Cina Delapan Gol Tanpa Balas
Tim nasional Brasil akhirnya menjawab kritikan dengan meraih kemenangan fantastis atas Cina dengan skor 8-0 dalam laga uji coba yang dihelat di Estádio Jóse do Rego Maciel.
Seperti yang diketahui, sebelumnya Brasil hanya mampu meraih kemenangan tipis 1-0 atas Afrika Selatan di pertandingan uji coba sehingga mendapatkan banyak kritikan, terutama striker Neymar.
Dan skuat asuhan Mano Menezes tampaknya sangat berambisi membungkam para pengkritik hingga menjebol gawang Cina sampai delapan gol. Sementara Neymar berhasil mencatatkan hat-trick dalam laga tersebut.
Babak pertama didominasi oleh Brasil, yang selalu mengancam gawang skuat asuhan Jose Camacho setiap kali mendapatkan kesempatan. Zeng Cheng mampu menggagalkan peluang awal Brasil yang didapat oleh Hulk dan Lucas Moura, sebelum akhirnya Ramires berhasil mencetak gol pertama Brasil di menit ke-22 memanfaatkan kombinasi satu dua dengan Oscar.
Tiga menit kemudian, kedudukan langsung berubah menjadi 2-0. Umpan silang dari Hulk berhasil diterima oleh Oscar, yang kemudian memberikan bola kepada Neymar. Striker Santos tersebut berhasil memaksa Zeng Cheng memungut bola di dalam gawang untuk kedua kalinya.
Usai gol kedua, Brasil terus menggempur pertahanan Cina dan tinggal menunggu waktu untuk dapat menambah keunggulan mereka. Namun, sayang peluang-peluang yang didapat di sisa waktu paruh pertama tidak mampu dimaksimalkan menjadi gol.
Jika Cina berharap mampu bangkit di babak kedua, maka mereka pasti sangat kecewa. Karena di paruh kedua ini, Brasil mencetak tiga gol tambahan dalam waktu kurang dari sepuluh menit. Lucas Moura mengambil keuntungan dengan mencuri gol diantara kombinasi Hulk dan Oscar di menit ke-49 sehingga kedudukan menjadi 3-0.
Pada menit ke-52, Hulk emencatatkan namanya di papan skor setelah berhasil menyambar bola muntah tendangan Neymar yang membentur mistar gawang. Dua menit kemudian, skor berubah menjadi 5-0 ketika Neymar berhasil memanfaatkan umpan silang rendah dari Marcelo.
Neymar melengkapi hat-tricknya di menit ke-60, prosesnya hampir sama dengan gol kedua, ia mampu menyambut umpan silang rekannya, kali ini Oscar, sehingga kedudukan kembali berubah menjadi 6-0.
Kedudukan 6-0 masih belum membuat Brasil puas. Terus ditekan, pertahanan Cina semakin kedodoran hingga akhirnya Liu Jianye mencetak gol bunuh diri yang membuat kedudukan berubah menjadi 7-0. Oscar melengkapi tiga assistnya di pertandingan ini dengan mencetak gol via titik putih di menit ke-76, gol tersebut menjadi gol penutup laga ini.
Kekalahan telak 8-0 dari Brasil tersebut menjadi rekor kekalahan terbesar Cina sepanjang sejarah, memecahkan rekor sebelumnya yaitu ketika ditaklukkan Amerika Serikat dengan skor 5-0 pada 1992.
Selengkapnya...
Seperti yang diketahui, sebelumnya Brasil hanya mampu meraih kemenangan tipis 1-0 atas Afrika Selatan di pertandingan uji coba sehingga mendapatkan banyak kritikan, terutama striker Neymar.
Dan skuat asuhan Mano Menezes tampaknya sangat berambisi membungkam para pengkritik hingga menjebol gawang Cina sampai delapan gol. Sementara Neymar berhasil mencatatkan hat-trick dalam laga tersebut.
Babak pertama didominasi oleh Brasil, yang selalu mengancam gawang skuat asuhan Jose Camacho setiap kali mendapatkan kesempatan. Zeng Cheng mampu menggagalkan peluang awal Brasil yang didapat oleh Hulk dan Lucas Moura, sebelum akhirnya Ramires berhasil mencetak gol pertama Brasil di menit ke-22 memanfaatkan kombinasi satu dua dengan Oscar.
Tiga menit kemudian, kedudukan langsung berubah menjadi 2-0. Umpan silang dari Hulk berhasil diterima oleh Oscar, yang kemudian memberikan bola kepada Neymar. Striker Santos tersebut berhasil memaksa Zeng Cheng memungut bola di dalam gawang untuk kedua kalinya.
Usai gol kedua, Brasil terus menggempur pertahanan Cina dan tinggal menunggu waktu untuk dapat menambah keunggulan mereka. Namun, sayang peluang-peluang yang didapat di sisa waktu paruh pertama tidak mampu dimaksimalkan menjadi gol.
Jika Cina berharap mampu bangkit di babak kedua, maka mereka pasti sangat kecewa. Karena di paruh kedua ini, Brasil mencetak tiga gol tambahan dalam waktu kurang dari sepuluh menit. Lucas Moura mengambil keuntungan dengan mencuri gol diantara kombinasi Hulk dan Oscar di menit ke-49 sehingga kedudukan menjadi 3-0.
Pada menit ke-52, Hulk emencatatkan namanya di papan skor setelah berhasil menyambar bola muntah tendangan Neymar yang membentur mistar gawang. Dua menit kemudian, skor berubah menjadi 5-0 ketika Neymar berhasil memanfaatkan umpan silang rendah dari Marcelo.
Neymar melengkapi hat-tricknya di menit ke-60, prosesnya hampir sama dengan gol kedua, ia mampu menyambut umpan silang rekannya, kali ini Oscar, sehingga kedudukan kembali berubah menjadi 6-0.
Kedudukan 6-0 masih belum membuat Brasil puas. Terus ditekan, pertahanan Cina semakin kedodoran hingga akhirnya Liu Jianye mencetak gol bunuh diri yang membuat kedudukan berubah menjadi 7-0. Oscar melengkapi tiga assistnya di pertandingan ini dengan mencetak gol via titik putih di menit ke-76, gol tersebut menjadi gol penutup laga ini.
Kekalahan telak 8-0 dari Brasil tersebut menjadi rekor kekalahan terbesar Cina sepanjang sejarah, memecahkan rekor sebelumnya yaitu ketika ditaklukkan Amerika Serikat dengan skor 5-0 pada 1992.
Selengkapnya...
Langganan:
Postingan (Atom)

