
Juventus suskes mengalahkan Lyon dengan skor 2-1 pada leg kedua babak perempat final Liga Europa di Juventus Stadium, Jumat (11/04) dini hari. Dengan hasil ini mereka lolos ke semifinal dengan agregat 3-1.
Gol kemenangan Bianconeri pada pertandingan ini dicetak oleh Andrea Pirlo dan Claudio Marchisio. Sedangkan Lyon memperkecil kedudukan melalui Jimmy Briand.
Berbekal kemenangan 1-0 di leg pertama, Juve terlihat percaya diri memulai babak pertama ini. Bermain di depan pendukungnya sendiri tentu saja tak disia-siakan untuk memberikan tekanan kepada tim tamu. Permainan intensitas tinggi ditunjukkan kedua tim.
Benar saja di menit ke-4 Bianconeri sudah unggul satu gol atas tamunya. Tendangan bebas Andrea Pirlo sukses mengoyak gawang Lyon yang dikawal Anthony Lopes.
Jauh-jauh ke Turin tak membuat Lyon datang hanya untuk menyerah begitu saja. Usaha Les Gones menyamakan kedudukan hadir di menit ke-18. Bola tandukan Jimmy Briand hasil umpan lambung dari Arnold Mvuemba sempurna melewati garis gawang dari Gianluigi Buffon.
Setelah kedudukan imbang, Juve langsung bernafsu untuk menyerang. Beragam variasi serangan ditunjukkan untuk membongkar pertahanan lawannya. Mereka punya peluang dari tendangan jarak jauh Kwadwo Asamoah masih belum menemui sasaran.
Sedangkan Lyon juga tak mau kalah. Tendangan dari luar kotak penalti dari Maxime Gonalons tak mampu menaklukkan Buffon. Sampai babak pertama berakhir skor 1-1 masih tetap utuh. Agregat dari kedua tim saat ini masih 2-1 untuk keunggulan Juve.
Keluar dari kamar ganti tak membuat Juve menurunkan dominasi mereka. Tekanan tuan rumah masih tampak menghiasi jalannya babak kedua ini. Asamoah hampir saja membuat Juve unggul andai tendangan jarak jauh tak ditangkap Lopes.
Merasa tak ada perubahan, Antonio Conte mencoba pergantian pemain di menit ke-60. Fernando Llorente masuk menggantikan Mirko Vucinic yang terlihat kurang berkontribusi.
Juve hampir saja meninggalkan musuhnya di menit ke-61. Carlos Tevez membuat gol melalui sundulan namun sayang wasit menganulir gol tersebut karena dianggap offside.
Juventus Stadium kembali bergemuruh saat Juve kembali mencetak gol di menit-68. Tendangan jarak jauh Claudio Marchisio membentur pemain lawan dan bola berbelok arah masuk ke gawang. Seketika papan skor berubah 2-1.
Setelah unggul dua gol, anak asuh Conte tampaknya tidak mau terlena begitu. Mereka masih tetap konsisten menjaga dominasi. Lyon yang terlalu sering ditekan hanya bisa merapatkan barisan pertahanan. Mereka menunggu saat yang tepat untuk mencuri serangan balik.
Lyon akhirnya tak mampu mengatasi perlawanan Juventus di sisa waktu yang ada. Skor 2-1 untuk tuan rumah masih tetap bertahan saat wasit meniupkan peluit panjang tanda berakhirnya laga. Juventus akhirnya lolos ke babak semifinal Liga Europa dengan keunggulan agregat 3-1.
Selengkapnya...
Jumat, 11 April 2014
Pecundangi Lyon, Juve Injak Semifinal
Selasa, 08 April 2014
Milan Terlalu Tangguh Buat Genoa

AC Milan kembali meraih tiga poin setelah menundukkan tuan rumah Genoa dengan skor tipis 1-2 pada giornata ke 32 Serie A di Stadion Luigi Ferraris, Selasa (08/4) dini hari.
Gol kemenangan Rossoneri disumbangkan oleh Adel Taarabt dan Keisuke Honda. Sementara Genoa memperkecil kedudukan melalui Marco Motta.
Meski berstatus sebagai tim tamu tapi nampaknya itu tidak membuat Milan ragu untuk mengambil alih permainan sejak menit pertama. Serangan demi serangan terus dikombinasikan Kaka, Honda dan Taarabt untuk membongkar pertahanan Genoa demi mencari gol pertama.
Usaha keras Milan untuk membuka gol terlebih dahulu ternyata tak sia-sia. Adel Taarabt berhasil membuat timnya unggul di menit ke-19. Pemain asal Maroko ini melakukan solo run dari tengah lapangan, melewati beberapa pemain Genoa dan ditutup tendangan keras dari luar kotak penalti yang menjebol gawang Mattia Perin.
Tersentak dengan gol Taarabt, Genoa langsung bereaksi cepat mencari gol penyeimbang. Kali ini tuan rumah berbalik menekan tamunya. Mereka sempat punya peluang dari Stefano Sturaro dan Giuseppe Sculli,Andrea Bertolacci, Giovanni Marchese namun masih belum menemui sasaran.
Baik Genoa maupun Milan tak mampu mencetak gol disisa waktu babak pertama ini. Sampai wasit mengakhiri babak pertama, Rossoneri masih mengantongi kedudukan 1-0 dari tim tuan rumah.
Keluar dari kamar ganti, Milan masih belum meredupkan ambisinya untuk mencari gol tambahan. Kondisi ini memaksa Genoa untuk berkonsentrasi merapatkan barisan pertahanannya.
Terbukti sepuluh menit berselang Rossoneri sudah unggul dua gol atas tim tuan rumah. Kali ini Keisuke Honda menjadi pemain kedua yang mencatatkan namanya di papan skor.
Tak ingin malu di depan pendukungnya sendiri membuat anak asuh Gian Piero Gasperini tak menyerah begitu. Mereka mampu mencetak gol di menit ke-73. Tendangan volley Marco Motta hasil dari sepak pojok akhirnya membuat Christian Abbiati harus memungut bola dari gawangnya.
Genoa akhirnya tak mampu mengatasi perlawanan anak asuh Clarence Seedorf di sisa waktu yang ada. Skor 2-1 untuk keunggulan Milan bertahan sampai wasit membunyikan peluit panjang tanda pertandingan usai.
Dengan tambahan tiga poin ini Milan berada di peringkat 11 dengan 45 poin dari 32 laga. Sedangkan Genoa menghuni tempat ke-13 mengoleksi 39 poin dari jumlah laga yang sama.
Selengkapnya...
Sabtu, 13 Oktober 2012
Tiga Singa Terkam San Marino
LONDON – San Marino bukan lawan seimbang buat Inggris. Bertanding di Wembley, Wayne Rooney dkk berhasil menceploskan lima gol tanpa balas ke gawang lawannya.
Tambahan tiga angka ini, untuk sementara membuat Inggris memuncaki klasemen Grup H dengan torehan tujuh angka menggeser Montenegro. Sedangkan San Marino, berada di dasar klasemen tanpa nilai.
Dalam lanjutan kualifikasi Piala Dunia Zona Eropa Grup H di London, Sabtu (13/10/2012) dini hari WIB, Roy Hodgson menurunkan duet Wayne Rooney dan Danny Welbeck untuk menggempur pertahanan San Marino.
Babak Pertama
Taktik itu cukup berhasil. Sepanjang babak pertama, tetercatat Inggris menciptakan sejumlah peluang. Pertama dari Rooney pada menit 32. Sayang, tandukan penyerang Manchester United itu masih menyamping dari gawang San Marino.
Selanjutnya, dua menit kemudian giliran Michael Carrick yang mendapatkan sebuah kesempatan emas. Kali ini, sepakan mantan pemain Tottenham Hotspur itu masih membentur mistar gawang Simoncini.
Akhirnya, Inggris mendapatkan penalti setelah Welbeck dijatuhkan kiper Simoncini pada menit 35. Rooney yang menjadi eksekutor, sukses menceploskan bola ke gawang San Marino. 1-0 tim tuan rumah memimpin.
Gol ini menambah semangat pemain besutan Hodgson ini. Tiga menit kemudian, giliran Welbeck yang mencatatkan namanya di papan skor. Menerima umpan pemain pengganti Aaron Lenon, Welbeck menggunakan tumitnya untuk membawa Inggris unggul 2-0.
Babak Kedua
Dominasi Inggris berlanjut di babak kedua. Pada menit 52, Welbeck berusaha menambah keunggulan tim tuan rumah. Namun, tendangannya masih terlalu lemah dan dengan mudah ditangkap kiper Simoncini.
Belarusia bukan tanpa peluang. Lewat sebuah skema serangan balik menit 65, Gasperoni memenangi duel perebutan bola dengan Phil Jagielka. Beruntung, tendangannya masih melebar dari gawang Joe Hart.
Gol ketiga Tiga Singa tercipta juga pada menit 70. Rooney melepaskan sebuah tendangan melengkung yang sangat keras, kiper Simoncini tidak berdaya membendung bola. Skor berubah menjadi 3-0.
Selanjutnya Welbeck juga mencetak gol kedua dalam pertandingan ini. Menerima umpan dari Tom Cleverley, dengan mudah Welbeck membobol gawang San Marino untuk keempat kali pada pertandingan ini.
Akhirnya, Oxlade-Chamberlain menutup kemenangan Inggris menjadi lima gol tanpa balas. Winger Arsenal itu melepaskan sepakan keras yang tidak mampu dibendung oleh Simoncini. Skor 5-0 bertahan hingga usai.
Susunan Pemain
Inggris: Hart; Walker, Jagielka, Cahill, Baines; Cleverley, Carrick (Shelvey 66); Walcott (Lennon 10), Rooney (c) (Rooney 73),; Welbeck
San Marino: A Simoncini; F Vitaioli (Bacciocchi 84), D Simoncini, Della Valle, Brolli; Gasperoni, Cibelli, Coppini (Buscarini 75), Palazzi, Cervellini; Danilo (Selva 79). Selengkapnya...
Pedro Perfecto
Minsk - Laga kontra Belarusia, Sabtu (13/10) dinihari WIB, jadi hari yang sempurna yang untuk Pedro Rodriguez. Sudah bisa membawa Spanyol menang telak, Pedrito pun juga mencatat hat-trick pertama dalam kariernya.
Dalam laga yang dihelat di Dynama Stadium, Sabtu (13/10/2012) dinihari WIB, Spanyol berhasil mengokohkan posisinya di puncak klasemen Grup I Kualifikasi Piala Dunia 2014 usai menang empat gol tanpa balas.
Tiga gol tersebut adalah sumbangsih Pedro, winger Barcelona yang dipasang sebagai trio lini depan bersama David Silva dan Cesc Fabregas. Satu gol lainnya diciptakan Jordi Alba.
Benar-benar malam sempurna untuk Pedro yang ternyata baru mencetak trigol pertamanya sepanjang karier profesionalnya. Kepercayaan dari Vicente Del Bosque yang memasangnya sebagai starter dibayar tuntas oleh pesepakbola 25 tahun itu.
Sejak debutnya di tahun 2010, Pedro pun kini sudah mengumpulkan tujuh gol dari 21 caps.
"Anda harus beruntung bisa mencetak gol seperti itu. Segalanya berjalan mudah bagi Anda, dalam hal ini saya bisa mencetak hat-trik dan saya senang karena tim ini membantu saya untuk bisa tampil seperti ini," ujar Pedro seperti dilansir AS.
Terkait pertandingan, Pedro pun senang dengan hasil yang diraih timnya sebab dengan persaingan yang cukup ketat dengan Prancis dan keempat tim lainnya, tiga poin adalah penting direbut di setiap pertandingan.
"Kami tahu bahwa kami tidak boleh gagal, ini adalah poin yang penting dan kami puas dengan apa yang sudah kami raih. Persaingan di klasemen ketat dan sulit, jadi Anda tidak boleh membuang-buang poin." Selengkapnya...
Pepe: Cristiano Ronaldo Pemain Sempurna
Pepe memberi sanjungan tinggi kepada Cristiano Ronaldo yang akan mengukir caps ke-100 ketika Portugal menghadapi Irlandia Utara, Selasa (16/10) mendatang.
Pada lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2014, Jumat malam, Portugal menyerah di markas Rusia 1-0. Hasil mengecewakan tersebut tidak menghentikan Pepe untuk melontarkan komentar positif terhadap kontribusi Ronaldo.
"Cristiano menjadi rujukan utama dalam sepakbola Portugal. Dia idola banyak orang dan contoh profesional yang sempurna," puji Pepe kepada RTP.
"Saya harap dia tampil lebih banyak lagi untuk Portugal. Caranya bermain untuk Real Madrid dan Seleccao, dia yang terbaik di dunia, baik sebagai pemain maupun pribadi."
Pepe kemudian beralih pada hasil mengecewakan di Rusia.
"Portugal tampil lebih baik dan punya banyak peluang mencetak gol. Rusia beruntung dan mencetak gol cepat. Tapi, semuanya masih terbuka. Kami harus terus bekerja keras mencapai tujuan," pungkas bek 27 tahun itu. Selengkapnya...
Bastian Schweinsteiger Dan Marcel Schmelzer Puas Kalahkan Republik Irlandia
Bastian Schweinsteiger memuji permainan timnas Jerman ketika berhasil membukukan kemenangan tandang 6-1 atas Republik Irlandia dalam lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2014, Sabtu (13/10) dini hari WIB.
“Performa kami sangat fokus. Saya rasa semua pemain melakukan tugasnya dengan baik. Terkhusus bagi lini pertahanan, sangat sulit untuk mengatasi permainan bola panjang,” ujar gelandang Bayern Munich itu.
Sementara itu, bek kiri Marcel Schmelzer juga senang dapat meraih tiga angka dan ia tampak dapat bermain lebih baik dibandingkan ketika melawan Austria satu bulan lalu.
“Saya senang dengan kepemimpinan [Marco] Reus, tetapi semua tim mendukung saya dengan baik. Saya gembira dapat mendapatkan tiga poin di Irlandia,” ungkap pemain Borussia Dortmund itu.
Di pertandingan selanjutnya, Die Mannschaft akan menghadapi Swedia dan berusaha untuk meneruskan kemenangan beruntunnya di Grup C.
Selengkapnya...

