seo.uk.net Raja303 SPORTBETTING CASINO RAJA303 AMAN DAN TERPERCAYA: Stadion Friuli >
  • Berita Bola
  • Live score
  • Promo Sportbook
  • Promo Casino
  • Hubungi kami
  • Affiliasi
  • Nawala Unblocker
  • Nawala Unblocker 2
  • Jadwal siaran bola
Selamat datang di blogspot raja303 moto kami:anda puas kami senang
Tampilkan postingan dengan label Stadion Friuli. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Stadion Friuli. Tampilkan semua postingan

Selasa, 15 April 2014

Juve Permalukan Udinese di Friuli

Review: Juve Permalukan Udinese di Friuli

Juventus kembali meraih tiga poin saat menekuk tuan rumah Udinese dengan skor 0-2 pada giornata ke 33 Serie A di stadion Friuli, Selasa (15/4) dini hari.

Gol kemenangan Bianconeri dicetak oleh Sebastian Giovinco dan Fernando Llorente. Semua gol yang terjadi disarangkan pada babak pertama.

Pertandingan kali ini dimulai dengan tempo yang cukup sedang. Di awal laga Udinese terlihat menguasai jalannya pertandingan terlebih dahulu. Mereka percaya diri menekan ke daerah pertahanan lawannya.

Meski berstatus tamu, Juventus pada akhirnya sukses membuka skor terlebih dahulu di menit ke-16 melalui Sebastian Giovinco. Ia menusuk ke kotak penalti Udinese dari sisi kanan lalu melepaskan tendangan kaki kiri yang keras sehingga membuat Simone Scuffet tak berdaya.

Sepuluh menit berselang dari gol pertama, kali ini Fernando Llorente berjasa menggandakan kedudukan buat timnya. Berawal dari kemelut di depan gawang, pemain asal Spanyol itu dengan mudah mencocor bola melewati garis gawang.

Setelah gol kedua ini praktis dari kedua tim hanya menghasilkan sejumlah peluang namun tak ada satupun yang berhasil mengubah papan skor. Saat wasit menghentikan babak pertama skor 2-0 masih milik Juventus.

Keluar dari kamar ganti Udinese mempunyai tugas berat mengejar defisit dua gol. Perjuangan mereka semakin berat karena Juve yang memegang permainan babak kedua ini.

Juve sebenarnya hampir saja menambah koleksi golnya andai saja tendangan dari Giovinco tak membentur tiang gawang. Setelah itu Juve masih terus berupaya membongkar pertahanan Udinese.

Ingin ada perubahan di lini serang pelatih Francesco Guidolin melakukan pergantian pemain. Hassan Yebda ditarik keluar dan memasukkan Luis Muriel. Sedangkan lima menit berselang Antonio Conte menarik Stephan Lichtsteiner dan diganti Mauricio Isla.

Sepuluh menit jelang bubar, kedua tim saling terlibat jual beli serangan. Udinese serasa tak ingin malu di depan pendukungnya sendiri sering melakukan tekanan kepada tamunya. Meskipun begitu kendali permainan masih belum lepas dari Juve.

Akhirnya Udinese tak mampu mengatasi perlawanan Juventus di sisa waktu yang ada. Saat wasit meniupkan peluit panjang tanda laga berakhir mereka harus mengakui ketangguhan tamunya dengan skor 0-2.

Dengan tambahan tiga poin ini Juventus tetap nyaman menguasai puncak klasemen Serie A dengan 87 poin dari 33 laga. Sedangkan Udinese menghuni peringkat ke 14 mengoleksi 38 angka dari jumlah laga yang sama. Selengkapnya...

Jumat, 10 Januari 2014

Udinese Sukses Singkirkan Inter

Review: Udinese Sukses Singkirkan Inter

Udinese berhak melenggang ke babak perempat final setelah berhasil mengalahkan Internazionale dengan skor tipis 1-0. Pertandingan ini digelar di Stadion Friuli, Udine (10/1)

Babak pertama dimulai, kedua tim pada pertandingan sebelumnya merupakan pesakitan sehingga dalam pertandingan ini kemenangan adalah obat dari kekalahan mereka dalam pertandingan sebelumnya. Udinese yang bertindak sebagai tuan rumah memulai inisiatif untuk melakukan serangan terlebih dahulu.

Di menit ke 6 Nico Lopez mencoba mengancam gawang Internazionale tetapi sayangnya tendangannya masih melebar dari gawang Carizzo.Udinese mendapatkan peluang emas kembali di menit ke 9, umpan dari Gabriel Silva, tandukan Badu masih dapat dihalangi oleh pemain Inter.

Internazionale yang notabene salah satu klub besar di Italia, saat ini menunjukkan performa yang kurang meyakinkan. Beberapa kali para pemain Udinese dengan mudah menembus pertahanan Inter. Menit ke 23, pemain senior Inter Diego Milito mencoba berspekulasi dengan melakukan tendangan dari luar kotak penalti. Tetapi dapat diamankan oleh Kiper Udinese Kelava.

Menit ke 32, akhirnya Udinese dapat menjebol gawang Inter terlebih dahulu melalui umpan datar Nico Lopez yang disambut oleh Maicosuel yang pergerakannya tidak dapat ditutupi oleh Javier Zanetti. Skor 1-0 bagi tuan rumah.

Empat menit setelahnya, Kuzmanovic hampir saja mencetak gol bagi Inter andaikan saja tendangannya tidak membentur tiang gawang, bola pantulannya sempat disambut Gaby Mudingayi tetapi tendangannya masih membentur pemain Udinese.

Lima menit sebelum babak pertama berakhir, Nico Lopez melakukan tendangan, untungnya bola masih bisa diamankan oleh Carizzo. Hingga babak pertama berakhir, skor tetap 1-0 bagi Udinese.

Babak kedua dimulai, sadar ingin mengejar ketertinggalan Mazzarri memasukkan Rodrigo Palacio menggantikan Gaby Mudingayi. 10 menit berjalan Kuzmanovic melakukan tendangan keras dari luar kotak penalti, tetapi bola berhasil ditangkap oleh kiper Udinese.

Menit ke 54, Udinese mendapatkan peluang emas dari Maicosuel yang berhasil melewati hadangan kiper Inter Carizzo, tetapi Maicosuel malah mengirimkan umpan kepada Pinzi yang gagal mengeksekusi umpan tersebut menjadi gol. Badu dalam pertandingan ini bisa menjadi pemain terbaik dalam pertandingan ini, karena beberapa kali usahanya sempat mengancam gawang Inter.

20 menit kemudian, percobaan gelandang Udinese itu mencoba menjebol gawang Inter, tetapi bola sepakannya melambung jauh di atas gawang Inter. Inter pun tidak mau kalah, umpan pendek Milito kepada Ricky Alvarez nampaknya belum bisa dimaksimalkan oleh gelandang asal Argentina tersebut karena sepakannya malah melambung jauh di atas gawang Udinese.

Memasuki menit ke 80, walaupun Inter mendominasi pertandingan, tetapi klub asal Milan tersebut masih belum bisa menembus pertahanan Udinese. Sadar sering diserang, Udinese pun memakai taktik serangan balik, taktik ini terbukti ampuh dalam mengobrak-abrik pertahanan Inter walaupun masih sering gagal.

Menjelang pertandingan berakhir, Fredy Guarin  mempunyai peluang emas, operan Diego Milito dapat disambut dengan baik oleh Guarin tetapi sayang, bola eksekusinya masih sedikit tipis di samping gawang Udinese. Menit terakhir, Udinese mempunyai peluang terakhir melalui Badu, bola sepakannya masih dapat diamankan oleh Carizzo. Hingga babak kedua berakhir skor tetap 1-0 bagi Udinese. Selengkapnya...