seo.uk.net Raja303 SPORTBETTING CASINO RAJA303 AMAN DAN TERPERCAYA: Inggris Raya >
  • Berita Bola
  • Live score
  • Promo Sportbook
  • Promo Casino
  • Hubungi kami
  • Affiliasi
  • Nawala Unblocker
  • Nawala Unblocker 2
  • Jadwal siaran bola
Selamat datang di blogspot raja303 moto kami:anda puas kami senang
Tampilkan postingan dengan label Inggris Raya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Inggris Raya. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 20 September 2014

Euro 2020: Dimainkan di Berbagai Kota di Eropa, Semifinal dan Final di London



Euro 2020 akan dimainkan di sejumlah kota di seluruh penjuruh Eropa. Untuk laga semifinal dan final, Stadion Wembley di London ditunjuk menjadi arenanya.

Seperti dikabarkan BBC, ada 13 kota di seluruh penjuru Eropa yang akan jadi tuan rumah Piala Eropa 2020. Tiga dari 13 negara itu terdapat di Inggris Raya dan Irlandia, yakni London, Dublin (Republik Irlandia), dan Glasgow (Skotlandia).

Kota-kota lain yang akan menjadi tuan rumah Piala Eropa 2020 adalah Munich (Jerman), Baku (Azerbaijan), Roma (Italia), St Petersburg (Rusia), Kopenhagen (Denmark), Bukarest (Rumania), Amsterdam (Belanda), Bilbao (Spanyol), Budapest (Hongaria), dan Brussels (Belgia).

Ada pun stadion-stadion lain yang terpilih untuk menjadi arenanya adalah Allianz Arena di Munich, Baku Olympic Stadium di Baku, Olimpico di Roma, New Zenit Stadium di St. Petersburg, Telia Parken di Kopenhagen, Arena Nationala di Bukarest, Amsterdam ArenA di Amsterdam, San Mames di Bilbao, New Ferenc Puskas Stadium di Budapest, Hampden Park di Glasgow, Aviva Stadium di Irlandia, dan sebuah stadion baru di Brussels.

Babak perempatfinal dan pertandingan-pertandingan dari 3 grup akan dihelat di Munich, Baku, Roma, dan St. Petersburg. Sementara, pertandingan-pertandingan dari 3 grup lainnya plus babak 16 besar akan dihelat di Kopenhagen, Bukarest, Amsterdam, Bilbao, Budapest, dan Brussels.

Ini akan jadi pertama kalinya Piala Eropa digelar di seluruh penjuru Eropa. Kendati demikian, tidak berarti negara yang kotanya terpilih menjadi tuan rumah mendapatkan keuntungan untuk langsung lolos ke putaran final.
Selengkapnya...

Selasa, 29 April 2014

Neville Sarankan MU Pilih Orang Inggris Raya Jadi Manajer



Louis van Gaal masih jadi favorit untuk melatih Manchester United musim depan. Menurut Gary Neville manajemen The Red Devils harus mempertimbangkan tradisi untuk menunjuk orang Inggris Raya sebagai manajer mereka.

Memang ada beberapa nama yang muncul ke permukaan dan dianggap sebagai calon pelatih baru MU setelah David Moyes resmi dipecat pekan lalu. Namun dari para kandidat tersebut, Louis van Gaal dianggap yang paling punya peluang terkait jam terbangnya yang sudah sangat tinggi.

Terlepas dari siapa yang nantinya dipilih jadi manajer baru, Ryan Giggs menunjukkan kalau dirinya juga layak dipertimbangkan. Menjalani debut sebagai manajer dengan status caretaker, dia mengantar 'Setan Merah' meraih kemenangan 4-0 saat berhadapan dengan Norwich City.

"Saya akan menyaksikan dua atau tiga pertandingan MU bersama Giggs. Da sudah memulai dengan baik di hari Sabtu, jadi biarkan dia menjalani dua atau tiga pertandingan untuk melihat apakah dia cocok dengan posisinya dan apakah dia akan bisa bekerja di dalamnya dan menerima peran tersebut," sahut Gary Neville.

Soal calon pelatih tetap di musim depan, eks MU yang kini jadi staff pelatih tim nasional Inggris itu menyarankan petinggi klub memilih manajer asal Inggris Raya. Sepanjang sejarah klub, memang belum pernah MU dimanajeri oleh mereka yang bukan dari Inggris Raya. Van Gaal akan mematahkan tradisi itu jika dia terpilih.

"Ada anggapan bahwa Ryan belum punya pengalaman tapi dia tahu benar soal MU. Dan ada juga anggapan kalau Van Gaal punya pengalaman luar biasa, tapi dia tidak tahu soal Premier League," lanjut Neville di Guardian.

"Pada akhirnya pemilik (klub) akan melakukan apa yang ingin mereka lakukan. Saya pikir pada satu sisi mereka ingin yang berpengalaman, tapi saya pribasi ingin melihat orang Inggris Raya yang dipilih karena Manchester United selalu menunjuk orang Inggris Raya sebagai manajer. Kita lihat saja," tuntas dia.
Selengkapnya...