Marcelo Lippi menyebut bahwa skuat Italia saat ini memiliki kemiripan dengan Gli Azzurri besutannya yang menjuarai Piala Dunia tahun 2006 lampau.
Lippi membawa Italia berjaya di Jerman delapan tahun lalu usai menang atas Prancis di final. Sebelum itu timnya Lippi juga sukses menyingkirkan tuan rumah Jerman di babak empat besar.
Akan tetapi, empat tahun setelah itu Lippi tak kuasa membawa Italia mengulangi keberhasilan karena sudah langsung tersingkir di fase grup dalam gelaran di Afrika Selatan.
Saat ini Italia, di bawah arahan Cesare Prandelli, sedang bersiap menghadapi Piala Dunia di Brasil dan Lippi pun meyakini prestasi tertinggi bisa mereka raih.
"Aku melihat banyak kesamaan dalam profil psikologis antara kelompok ini dengan grupku yang menjuarai Piala Dunia dulu," kata Lippi seperti dilansir Football Italia.
Untuk bisa meraih prestasi tertinggi, Lippi juga menyatakan bahwa tim kuat berisikan pemain-pemain hebat saja tidaklah cukup. Ada juga faktor 'Dewi Fortuna' yang tidak kecil.
"Tentu dalam gelaran seperti ini Anda harus amat beruntung agar pemain-pemain penting tak cedera sehingga Anda bisa tiba dengan kondisi terbaik. Seandainya (Gianluigi) Buffon dan (Andrea) Pirlo cedera seperti yang terjadi denganku empat tahun lalu... Jika saja aku tidak kehilangan Gigi dan Andrea, dan kalau saja aku tidak mendapati kondisi (Daniele) De Rossi 30% akibat cedera betis...kehilangan tertentu bisa menimbulkan tensi," bebernya.
"Aku juga berharap ada keberuntungan di fase knockout. Akan berbeda jika harus menghadapi Australia dan Ukraine di babak 16 besar dan perempatfinal dibandingkan melawan Brasil dan Argentina.
"Anda juga harus tampil bagus, sebagaimana yang kami lakukan saat lawan Jerman (di 2006), semifinal itu merupakan karya seni kami, itulah final kami yang sebenarnya," tutur Lippi.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar