Louis van Gaal masih jadi favorit untuk melatih Manchester United musim depan. Menurut Gary Neville manajemen The Red Devils harus mempertimbangkan tradisi untuk menunjuk orang Inggris Raya sebagai manajer mereka.
Memang ada beberapa nama yang muncul ke permukaan dan dianggap sebagai calon pelatih baru MU setelah David Moyes resmi dipecat pekan lalu. Namun dari para kandidat tersebut, Louis van Gaal dianggap yang paling punya peluang terkait jam terbangnya yang sudah sangat tinggi.
Terlepas dari siapa yang nantinya dipilih jadi manajer baru, Ryan Giggs menunjukkan kalau dirinya juga layak dipertimbangkan. Menjalani debut sebagai manajer dengan status caretaker, dia mengantar 'Setan Merah' meraih kemenangan 4-0 saat berhadapan dengan Norwich City.
"Saya akan menyaksikan dua atau tiga pertandingan MU bersama Giggs. Da sudah memulai dengan baik di hari Sabtu, jadi biarkan dia menjalani dua atau tiga pertandingan untuk melihat apakah dia cocok dengan posisinya dan apakah dia akan bisa bekerja di dalamnya dan menerima peran tersebut," sahut Gary Neville.
Soal calon pelatih tetap di musim depan, eks MU yang kini jadi staff pelatih tim nasional Inggris itu menyarankan petinggi klub memilih manajer asal Inggris Raya. Sepanjang sejarah klub, memang belum pernah MU dimanajeri oleh mereka yang bukan dari Inggris Raya. Van Gaal akan mematahkan tradisi itu jika dia terpilih.
"Ada anggapan bahwa Ryan belum punya pengalaman tapi dia tahu benar soal MU. Dan ada juga anggapan kalau Van Gaal punya pengalaman luar biasa, tapi dia tidak tahu soal Premier League," lanjut Neville di Guardian.
"Pada akhirnya pemilik (klub) akan melakukan apa yang ingin mereka lakukan. Saya pikir pada satu sisi mereka ingin yang berpengalaman, tapi saya pribasi ingin melihat orang Inggris Raya yang dipilih karena Manchester United selalu menunjuk orang Inggris Raya sebagai manajer. Kita lihat saja," tuntas dia.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar