
Fernando Torres terus mengalami kekecewaan sejak bergabung dengan Chelsea pada Januari 2011 dengan harga 50 juta poundsterling lantaran jarang mendapatkan kesempatan bermain secara reguler. Kondisi ini tampaknya bakal membuat El Nino tak nyaman, dan masa depannya di Stamford Bridge kian tak menentu.
Demikian pernyataan mantan asisten manajer dan gelandang, Ray Wilkins. Menurut dia, masa depan mantan pemain Atletico Madrid dan Liverpool tersebut tinggal menghitung hari karena dia bakal angkat kaki dari London Biru.
Manajer Chelsea Jose Mourinho melontarkan kritikan atas kinerja Torres ketika mereka menyerah 1-3 dari PSG pada leg pertama babak perempat final Liga Champions, Rabu (2/4/2014). Wilkins yakin, striker berusia 30 tahun itu, yang mencetak 43 gol dalam 164 penampilannya bagi The Blues, bakal masuk daftar pemain yang didepak.
"Torres tak memiliki masa depan di Chelsea. Saya pikir dia telah melihat bahwa tak ada lagi waktu baginya di sana," ujar Wilkins kepada talkSPORT.
"Dia pindah dari Liverpool, lalu dia begitu sukses secara individu di Chelsea, yang punya gaya permainan begitu berbeda. Dia butuh ruang di belakang orang untuk bergerak. Dia perlu selalu bergerak. Kadang-kadang itu meruntuhkan kemampuan bermain secara individu. Dia perlu mencoba membuat sesuatu terjadi."
Demikian pernyataan mantan asisten manajer dan gelandang, Ray Wilkins. Menurut dia, masa depan mantan pemain Atletico Madrid dan Liverpool tersebut tinggal menghitung hari karena dia bakal angkat kaki dari London Biru.
Manajer Chelsea Jose Mourinho melontarkan kritikan atas kinerja Torres ketika mereka menyerah 1-3 dari PSG pada leg pertama babak perempat final Liga Champions, Rabu (2/4/2014). Wilkins yakin, striker berusia 30 tahun itu, yang mencetak 43 gol dalam 164 penampilannya bagi The Blues, bakal masuk daftar pemain yang didepak.
"Torres tak memiliki masa depan di Chelsea. Saya pikir dia telah melihat bahwa tak ada lagi waktu baginya di sana," ujar Wilkins kepada talkSPORT.
"Dia pindah dari Liverpool, lalu dia begitu sukses secara individu di Chelsea, yang punya gaya permainan begitu berbeda. Dia butuh ruang di belakang orang untuk bergerak. Dia perlu selalu bergerak. Kadang-kadang itu meruntuhkan kemampuan bermain secara individu. Dia perlu mencoba membuat sesuatu terjadi."
Tidak ada komentar:
Posting Komentar