
MILAN, — Striker AC Milan, Mario Balotelli, berharap bisa kembali dilatih oleh Jose Mourinho. Balotelli merasa kini hubungannya dengan Mourinho berjalan dengan baik.
Sebelumnya, Balotelli dan Mourinho pernah bekerja sama saat masih di Inter pada periode 2008-2010. Namun, Balotelli sempat bersitegang dengan Mourinho karena melempar bajunya ke tanah saat berhadapan dengan Barcelona di Liga Champions musim 2009-10.
Setelah empat tahun berlalu, Balotelli sudah melupakan kenangan buruk tersebut. Pemain berusia 23 tahun itu siap bila harus kembali dilatih oleh Mourinho suatu hari nanti.
"Tentu, aku senang bermain di bawah arahan Mourinho lagi. Saat di Inter, aku memiliki beberapa masalah (dengan Mourinho). Namun, setelah itu ada hubungan saling menghormati. Sekarang, kami memiliki hubungan baik," jelas Balotelli kepada Sunday Mirror.
"Tidak pernah membosankan dilatih Mourinho. Jika Anda berada di timnya Mourinho, itu bagai sebuah keluarga. Dia pelatih yang mempunyai prinsip kekeluargaan. Saat semuanya baik-baik bersama keluarga, maka tak peduli dengan yang terjadi di luar sana," pungkas Balotelli.
Sebelumnya, Balotelli dan Mourinho pernah bekerja sama saat masih di Inter pada periode 2008-2010. Namun, Balotelli sempat bersitegang dengan Mourinho karena melempar bajunya ke tanah saat berhadapan dengan Barcelona di Liga Champions musim 2009-10.
Setelah empat tahun berlalu, Balotelli sudah melupakan kenangan buruk tersebut. Pemain berusia 23 tahun itu siap bila harus kembali dilatih oleh Mourinho suatu hari nanti.
"Tentu, aku senang bermain di bawah arahan Mourinho lagi. Saat di Inter, aku memiliki beberapa masalah (dengan Mourinho). Namun, setelah itu ada hubungan saling menghormati. Sekarang, kami memiliki hubungan baik," jelas Balotelli kepada Sunday Mirror.
"Tidak pernah membosankan dilatih Mourinho. Jika Anda berada di timnya Mourinho, itu bagai sebuah keluarga. Dia pelatih yang mempunyai prinsip kekeluargaan. Saat semuanya baik-baik bersama keluarga, maka tak peduli dengan yang terjadi di luar sana," pungkas Balotelli.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar