Sabtu, 21 Desember 2013

Mengapa Paris St Germain Merasa Sudah Mendapatkan Emas Dengan Bergabungnya Marquinhos Ke Dalam Squadnya

LAPORAN KHUSUS: Next Thiago Silva - Mengapa Paris St Germain Merasa Sudah Mendapatkan Emas Dengan Gabungnya Marquinhos

Pemain asal Brasil itu ikut ambil bagian dalam gegap gempita transfer 2013, dan menjadi salah satu pemain yang berpotensi bersinar.
Musim panas ini Paris St Germain menunjukkan kebijakan transfer mereka, yang dengan kentara mendatangkan pemain dengan nama besar seperti tahun sebelumnya. Tentunya, Edinson Cavani bergabung di Parc des Prices dengan bayaran mahal, tapi ia adalah satu di antara tiga pemain yang didatangkan tim asal Paris itu dan satu-satunya yang langsung bisa meningkatkan kualitas starting XI.

Namun begitu, tambahan pemain seperti Lucas Digne dan Marquinhos, yang nilai transfer total mereka mencapai 50 juta euro dari Lille dan Roma, bisa menjadi bekal klub di masa mendatang.

Ketika QSI mengambil alih PSG, presiden Nasser Al Khelaifi menjanjikan sesuatu dalam wawancara dengan L'Equipe: "Kami tak ingin mendatangkan Lionel messi, tapi kami ingin berinvestasi pada pemain dengan nama besar dari seluruh dunia, termasuk Prancis."

Marquinhos adalah pemain yang mencuri perhatian. Tampil bagis bersama AS Roma pada musim lalu, pemain 19 tahun itu digaet PSG di musim panas dengan nilai transfer 35 juta euro, tapi dengan nilai biaya keseluruhan mencapai 94,8 juta euro, dalam pengejaran yang dipimpin oleh mantan direktur olahraga Leonardo.

Juara dunia 1994 itu mendapatkan rasa hormat di Parc des Princes dalam hal penanganan misi transfer sebelumnya, ketika mendatangkan Salvatore Sirigu dan Marco Verratti, yang membuatnya memiliki penggemar di direksi PSG.

Kemudian dia mendatangkan Thiago Silva, yang membantunya menjual gaya hidup Prancis, ke kompatriot mudanya.

Tunjukkan kemampuannya | Pemuda asal Brasil itu sudah mengesankan sejak tiba di Prancis

Marquinhos langsung memuji Silva sejak pertama kali dia bergabung, kepada Le 10 Sport: "Ia adalah panutan bagi saya, idola. Ia menunjukkan hal yang luar biasa buat saya dan buat tim. Ia kapten kami, pemimpin di lapangan dan di ruang ganti.

Kesempatan bermain bersama bek 29 tahun itu, yang disebut sebagai salah satu pemain terbaik di posisinya, tak bisa ditolak Marquinhos. Silva adalah pemain yang menjadi aspirasi Marquinhos, di mana ia bisa belajar langsung dari rekan satu timnya.

Selama 18 bulan perjalanan karirnya, nilai tawar Marquinhos menjadi meningkat drastis. Bergabung dengan Roma sebagai pemain pinjaman, kesepakatan dengan Corinthians pun dijalin dengan nilai transfer 500,000 euro dan dengan nilai klausul buy-out sebesar empat juta euro.

Jumlah tersebut sempat menjadi kontroversi di Brasil, mengingat ayah Marquinhos, yang merupakan salah satu anggota direksi Corinthians, menentang penjualan pemain tersebut.

Roma yang pada akhirnya diuntungkan dalam kesepakatan ini, dan PSG juga tidak mengambilnya secara langsung. 26 penampilan mengesankan bersama Roma musim lalu yang pada akhirnya berujung pada ketertarikan sejumlah raksasa Eropa, termasuk di antara PSG. Barcelona juga berharap bisa menarik Marquinhos untuk memperkuat sektor belakang mereka.

Alhasil, adalah klub asal Prancis tersebut yang bisa mendapatkan tanda tangan Marquinhos dengan nilai tawaran 35 juta euro, di mana dalam kesepakatan itu menyebutkan Roma akan mendapatkan 31,4 juta euro secara langsung dan sisanya dibayar dalam bentuk bonus.

Corinthians akan mendapat 2,7 juta euro dari kesepakatan ini karena sebelumnya sudah ada perjanjian di transfer Marquinhos ke Roma, bahwa mereka akan mendapat sepuluh persen dari keuntungan yang didapat klub ibu kota Italia itu.



Keberanian PSG menunjukkan bahwa pemain ini termasuk sebagai tabungan klub di masa mendatang, tapi ia sudah menunjukkan kebisaannya sebagai bek pilihan ketiga di Parc des Princes, yang memaksa Mamadou Sakho hengkang ke Liverpool dengan nilai transfer 21 juta euro.

Dan dengan penampilan mengesankan di empat bulan pertama, ada juga yang menilai Marquinhos bisa mencuri tempat Alex di jantung pertahanan PSG untuk berdampingan dengan Thiago Silva.

Malahan tak sedikit yang menilai Marquinhos sudah menunjukkan kualitas yang ditunjukkan thiago Silva saat di masa mudanya. Ia kuat dan atletis, tapi ia bisa membaca permainan dengan baik meski baru berusia muda.

Ironisnya, cedera yang dialami Thiago Silva yang membuka kesempatan Marquinhos tampil di sembilan laga Ligue 1 Prancis di musim ini, dan 16 laga secara keseluruhan.

Marquinhos juga memaksimalkan kesempatan dan menunjukkan kebisaannya, bukan hanya menghalangi pemain lawan masuk ke jantung pertahanan, tapi juga menjebol gawang lawan. Sejauh ini sudah tiga gol dilesakkannya.

Namun bagaimana pun juga, kontribusinya di sektor pertahanan yang pantas dinilai positif. Semua indikasi menunjukkan pemain 19 tahun itu bakal memiliki karir luar biasa dan bisa menjadi idola.

PSG mungkin tak bisa memiliki Lionel Messi, tapi memiliki next Thiago Silva sepertinya juga sama bagusnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar