
Rudi Garcia menyebut timnya tak dibangun untuk meraih scudetto layaknya Juventus dan Napoli.
AS Roma tampil luar biasa sejak awal musim ini. Bagaimana tidak, I Giallorossi mampu meraih kesempurnaan dalam sepuluh laga awal Serie A. Posisi capolista pun jadi ganjarannya.
Namun, penampilan mereka mulai menurun dalam dua laga terakhir Serie A. Roma yang digadang-gadang bakal jadi pesaing kuat scudetto kini mulai diragukan kapasitasnya. Juventus dan Napoli yang ada di bawah mereka secara konsisten terus mengintai.
Coba membela anak asuhnya, sang pelatih Rudi Garcia menyebut jika sejak awal musim I Lupi tidak dibangun untuk meraih gelar paling bergengsi di Serie A itu. Mereka sudah dikonsep untuk memuhi target lolos ke kompetisi Eropa musim depan.
"Hasil pada dua laga terakhir terlihat normal dan semuanya dalam kondisi baik-baik saja. Saya tak berbicara tentang bencana akan dua hasil seri itu, tapi saya juga tak berbicara tentang rasa optimisme tak terbatas ketika kami meraih kemenangan," ujar Garcia pada France 2.
"Romanisti? Ya, sangat wajar jika mereka bermimpi. Tapi target kami adalah melaju ke kompetisi Eropa musim depan, sedangkan Juventus dan Napoli adalah dua tim yang memang dibangun untuk meraih scudetto." pungkas mantan pelatih LOSC Lille tersebut.
Namun, penampilan mereka mulai menurun dalam dua laga terakhir Serie A. Roma yang digadang-gadang bakal jadi pesaing kuat scudetto kini mulai diragukan kapasitasnya. Juventus dan Napoli yang ada di bawah mereka secara konsisten terus mengintai.
Coba membela anak asuhnya, sang pelatih Rudi Garcia menyebut jika sejak awal musim I Lupi tidak dibangun untuk meraih gelar paling bergengsi di Serie A itu. Mereka sudah dikonsep untuk memuhi target lolos ke kompetisi Eropa musim depan.
"Hasil pada dua laga terakhir terlihat normal dan semuanya dalam kondisi baik-baik saja. Saya tak berbicara tentang bencana akan dua hasil seri itu, tapi saya juga tak berbicara tentang rasa optimisme tak terbatas ketika kami meraih kemenangan," ujar Garcia pada France 2.
"Romanisti? Ya, sangat wajar jika mereka bermimpi. Tapi target kami adalah melaju ke kompetisi Eropa musim depan, sedangkan Juventus dan Napoli adalah dua tim yang memang dibangun untuk meraih scudetto." pungkas mantan pelatih LOSC Lille tersebut.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar