seo.uk.net Raja303 SPORTBETTING CASINO RAJA303 AMAN DAN TERPERCAYA: Pochettino, Si Pemoles Southampton >
  • Berita Bola
  • Live score
  • Promo Sportbook
  • Promo Casino
  • Hubungi kami
  • Affiliasi
  • Nawala Unblocker
  • Nawala Unblocker 2
  • Jadwal siaran bola
Selamat datang di blogspot raja303 moto kami:anda puas kami senang

Kamis, 14 November 2013

Pochettino, Si Pemoles Southampton


London  - Sembilan bulan lalu banyak orang Southampton mempertanyakan kebijakan klub menunjuk orang Argentina bernama Mauricio Pochettino sebagai manajer. Jawabannya kemudian adalah, selama itu The saints hanya kalah enam kali!

Di akhir 2012 Southampton harus memecat Nigel Adkins, yang sesungguhnya sangat berjasa pada klub tersebut, karena mengembalikan mereka ke Premier League setelah tujuh musim bermain di divisi Championship -- bahkan pernah satu musim turun ke League One.

Pengganti Adkins adalah (lagi-lagi) orang non-Inggris Raya. Pochettino adalah mantan pemain Argentina yang pernah menekel Michael Owen di Piala Dunia 2002, yang menyebabkan Inggris mendapatkan hadiah penalti di pertandingan tersebut. Dari situ Inggris mencetak gol melalui eksekusi David Beckham dan menang 1-0.

Ia dulu bermain sebagai bek tengah, pernah memperkuat Newell's Old Boys, Espanyol, Paris St Germain, Bordeaux, sebelum kembali ke Espanyol sampai gantung sepatu di tahun 2006. Di awal 2009 Espanyol memintanya menjadi pelatih dan Pochettino melakukannya dengan cukup baik. Tim dibawanya finis di peringkat ke-10 di La Liga . Salah satu hal unik adalah, sembilan pemain yang dulu pernah bermain bareng bersama dia, kali itu jadi anak buahnya.

Di musim berikutnya Espanyol menyelesaikan kompetisi domestik di urutan ke-14. Kemudian, setelah 13 pekan La Liga musim 2010/2011, ia dipecat karena timnya hanya meraup 9 poin.

Pria kelahiran 27 Maret 1972 itu hanya menganggur dua bulan. Dengan pertimbangan-pertimbangan tersendiri, Southampton merekrutnya pada pertengahan Januari 2013.

Sebagian besar fans Southampton menyambut dingin kedatangan Pochettino. Pertama, pengalamannya sebagai pelatih/manajer baru dua tahun, dan ia akan langsung terjun ke kompetisi sekeras Liga Inggris. Tambahan pula tidak bisa berbahasa Inggris.

Tidak ada komentar: