
London - Sembilan bulan lalu banyak orang Southampton mempertanyakan kebijakan
klub menunjuk orang Argentina bernama Mauricio Pochettino sebagai
manajer. Jawabannya kemudian adalah, selama itu The saints hanya kalah enam kali!
Di
akhir 2012 Southampton harus memecat Nigel Adkins, yang sesungguhnya
sangat berjasa pada klub tersebut, karena mengembalikan mereka ke Premier League setelah tujuh musim bermain di divisi Championship -- bahkan pernah satu musim turun ke League One.
Pengganti
Adkins adalah (lagi-lagi) orang non-Inggris Raya. Pochettino adalah
mantan pemain Argentina yang pernah menekel Michael Owen di Piala Dunia
2002, yang menyebabkan Inggris mendapatkan hadiah penalti di
pertandingan tersebut. Dari situ Inggris mencetak gol melalui eksekusi
David Beckham dan menang 1-0.
Ia dulu bermain sebagai bek tengah,
pernah memperkuat Newell's Old Boys, Espanyol, Paris St Germain,
Bordeaux, sebelum kembali ke Espanyol sampai gantung sepatu di tahun
2006. Di awal 2009 Espanyol memintanya menjadi pelatih dan Pochettino
melakukannya dengan cukup baik. Tim dibawanya finis di peringkat ke-10
di La Liga . Salah satu hal unik adalah, sembilan pemain yang dulu
pernah bermain bareng bersama dia, kali itu jadi anak buahnya.
Di musim berikutnya Espanyol menyelesaikan kompetisi domestik di urutan
ke-14. Kemudian, setelah 13 pekan La Liga musim 2010/2011, ia dipecat
karena timnya hanya meraup 9 poin.
Pria kelahiran 27 Maret 1972
itu hanya menganggur dua bulan. Dengan pertimbangan-pertimbangan
tersendiri, Southampton merekrutnya pada pertengahan Januari 2013.
Sebagian besar fans Southampton menyambut dingin kedatangan Pochettino.
Pertama, pengalamannya sebagai pelatih/manajer baru dua tahun, dan ia
akan langsung terjun ke kompetisi sekeras Liga Inggris. Tambahan pula
tidak bisa berbahasa Inggris.
Kamis, 14 November 2013
Pochettino, Si Pemoles Southampton
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar