ATHENA – Sudah menjadi hal yang lumrah bila seorang
pemain melakukan selebrasi usai mencetak gol. Namun, pemain ini mendapat
sanksi larangan membela tim nasional selama seumur hidup akibat
selebrasi yang dilakukannya.
Pemain yang dimaksud adalah
gelandang muda AEK Athena, Giorgos Katidis. Dia dikenai sanksi tersebut
akibat melakukan selebrasi dengan bergaya salut khas Nazi.
Menurut
federasi sepakbola Yunani, selebrasi yang dilakukan Katidis tersebut
bisa menjadi sebuah tindakan yang memprovokasi antar manusia.
“Tindakan
pemain memberi hormat kepada penonton dengan cara Nazi adalah sebuah
provokasi yang parah, penghinaan semua korban kebuasan Nazi dan
memberikan perasaan sedih yang amat mendalam karena berkaitan dengan
permainan karakter manusia,” ujar seorang sumber.
Tindakan
Katidis ini sontak menuai reaksi dan kecaman dari para publik Yunani,
termasuk para partai politikus yang disampaikan melalui Facebook dan Twitter.
Menanggapi
berbagai kecaman keras yang diarahkan kepadanya, Katidis pun melakukan
klarifikasi terkait apa yang dilakukan. “Saya tidak bermaksud apa-apa,
saya bukanlah seorang fasis. Kalau saya tahu artinya, saya tidak akan
melakukannya,” tulis Katidis di Twitter.
Selain itu, Katidis
juga mengatakan, dasar dia melakukan hal tersebut adalah untuk menunjuk
Pavlis Michalis (rekan setimnya yang tengah dalam usaha melawan sebuah
penyakit) di tribun untuk mendedikasikan gol yang dicetaknya.
Pelatih
AEK, Ewald Lienen juga melakukan pembelaan terhadap anak asuhnya
tersebut, “Dia adalah anak muda yang tidak memiliki ide-ide politik. Dia
melakukannya tanpa mengetahui apa artinya,” ujar Lienen.
Rabu, 20 Maret 2013
Pemain Ini Kena Larangan Bela Negara Seumur Hidup, Apa Sebab?
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar