
FC Groningen meraih banyak peluang tetapi
harus puas dengan skor imbang saat menjamu NAC Breda dalam lanjutan
Eredivisie Belanda, Jumat (8/3) malam.
Groningen menguasai
pertandingan dengan peluang pertama muncul pada menit kesepuluh ketika
pemain Slovenia Ardaz Kirm tak bisa dijangkau Jelle ten Rouwelaar.
Sayangnya, bola menghantam tiang gawang. Tekanan terus dilancarkan tuan
rumah melalui Rasmus Lindgren dan Michael de Leeuw. Beruntung bagi NAC
karena Ten Rouwelaar tampil tenang di bawah gawang. Kebolehan sang
penjaga gawang membuat babak pertama berakhir tanpa gol.
Tiga
menit babak kedua berjalan, pendukung di stadion Euroborg bergembira
ketika tendangan keras Maikel Kieftenbeld dari jarak 25 meter berhasil
menundukkan Ten Rouwelaar.
Kegembiraan itu hanya berlangsung dua
menit. Pelanggaran Lorenzo Burnet terhadap Elson Hooi menyebabkan wasit
Pol van Boekel menunjuk titik putih. Ini penalti ketujuh yang diderita
Groningen sepanjang musim sekaligus menjadikan mereka sebagai tim yang
paling banyak menderita penalti di Eredivisie. Jordy Buijs tak
menyia-nyiakan peluang menyamakan kedudukan.
Meski Groningen
terus memegang kendali serangan melalui aksi Lindgren, Genero Zeefuik,
dan Leandro Bacuna, mereka tak bisa mengubah skor 1-1 sampai
pertandingan berakhir.
Sabtu, 09 Maret 2013
NAC Breda Bendung FC Groningen
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar