
Meski kalah gol tandang, Inter secara luar biasa mampu mengejar defisit tiga gol dari Tottenham Hotspur.
Bagi Andrea Stramaccioni, performa FC Internazionale kala berhadapan
dengan Tottenham Hotspur pada laga kedua fase 16 besar Liga Europa
adalah yang terbaik sepanjang musim ini.
Tumbang 3-0 di White Hart Lane, tak banyak yang menduga La Beneamata masih punya determinasi untuk mengejar di GIuseppe Meazza.
Tapi
tiga gol dari Antonio Cassano Rodrigo Palacio, serta bunuh diri William
Gallas memastikan pertarungan dilanjutkan hingga perpanjangan waktu, di
mana Emmanuel Adebayor menyarangkan gol tandang krusial buat Lilywhites
sebelum Ricky Alvarez memastikan skor akhir 4-1 untuk tuan rumah.
Agregat imbang 4-4, namun Inter tetap tersingkir karena kalah away goal.
"Ini
sinyal fundamental yang kami kirimkan hari ini dan satu-satunya hal
positif yang dapat saya lihat dari malam ini adalah kami tak akan lagi
mengkhawatirkan partai-partai midweek. Ini performa terbaik kami musim ini," ucap Strama usai pertandingan.
"Kami
telah mengambil langkah besar ke depan soal permainan, kami percaya
sejak menit pertama, kami masih di sana, kami punya kemampuan, kami
semua bersatu dan kami ingin menyudahi musim dengan baik. Performa malam
ini adalah display terbaik kami dalam hal sepakbola yang kami hasilkan."
"Para
pemain mendekati laga dengan brilian, menepis segala ketakutan. Sangat
disayangkan soal hasil akhirnya dan fakta bahwa kami kebobolan dengan
menurunkan tempo."
Jumat, 15 Maret 2013
Andrea Stramaccioni: Performa Terbaik FC Internazionale
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar