
Oliver Kahn masih mencemaskan efek kehadiran
Pep Guardiola terhadap gaya permainan Bayern Munich, sejak pria asal
Spanyol itu menyepakati kontrak dengan rakasasa Bundesliga mulai musim
depan.
Terkenal dengan fokusnya mengembangkan pemain
muda dan bermain efektif yang mengandalkan penguasaan bola, Guardiola
menjadi pelatih yang paling diminati setelah mundur dari Barcelona musim
panas lalu.
Die Roten akhirnya memenangkan perburuan Pep, tapi Kahn justru tak mau muluk-muluk dengan perekrutan pelatih 42 tahun ini.
"Guardiola
membawa pemain dari akademi ke level profesional, tapi pemain Bayern
tak perlu memiliki level otomatis yang sama seperti Barcelona," ujar
Kahn dalam kolomnya di Bild.
"Untuk menginternalisasi sistemnya,
tak akan terjadi dalam sehari. Tidak seperti pemikiran Louis van Gaal
soal bola untuk meraih hasil akhir, sistem Guardiola lebih fleksibel
dengan penguasaan bola menjadi pusat permainan."
"Orang yang
tidak bersedia berpartisipasi dalam permainan kolektif akan kesulitan
dalam sistemnya. Contohnya, suksesnya menggunakan Messi sebagai 'striker
palsu', tapi menarik dilihat apakah Bayern bisa bermain seperti itu ke
depannya," lanjut eks penggawa Jerman.
"Guardiola dan direktur
olahraga Matthias Sammer harus membangun dan melaksnakan filosofi
konsisten. Dengan melakukan itu, akan menjadi faktor menentukan untuk
berjuang menjadi tim nomor satu Eropa," pungkasnya.
Minggu, 03 Februari 2013
Oliver Kahn Takut Bayern Munich Seperti Barcelona
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar