
Presiden Paris Saint-Germain (PSG) Nasser
al-Khelaifi yakin kontrak iklan antara klubnya dengan Otoritas
Pariwisata Qatar (QTA) adalah sesuatu yang wajar, karena nilai kontrak
dinilai sebanding dengan reputasi PSG di kawasan Arab.
Kepada L'Equipe, Khelaifi
mengungkapkan kontrak bernilai mencapai €200 juta per tahun hingga 2016
itu akan diresmikan dalam beberapa pekan ke depan.
Kontrak itu
bernilai dua kali lipat dari pendapatan klub pada musim 2010/11, dan
dianggap nilainya terlalu dibesar-besarkan demi mengimbangi pengeluaran
besar di bursa transfer sekaligus menaati peraturan Financial Fair Play UEFA.
Tapi,
Khelaifi berkilah, "Kontrak dengan QTA wajar karena pengaruh PSG di
seluruh kawasan, bukan hanya di Qatar, sangat penting. Kami telah
membangun merek internasional. Kontrak ini adalah simbol kuat. Qatar
telah banyak mendapat keuntungan dari investasi di PSG."
Sejak
PSG diambil alih Qatar pada Juni 2011, mereka telah menghabiskan €250
juta di bursa transfer, dan berjanji akan terus melakukan investasi.
"Kami
akan terus berinvestasi. Kami merasa perlu untuk menjadi salah satu
klub besar Eropa. Klub-klub lain telah berinvestasi selama 20 tahu. Kami
baru di sini satu tahun setengah dan kini kami harus berhenti
mengucurkan uang? Itu tak adil," ujar Khelaifi, seakan membenarkan upaya
untuk memanfaatkan celah dalam peraturan baru keuangan UEFA itu.
Sabtu, 05 Januari 2013
PSG Bantah Curangi Aturan Keuangan
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar