
Johan Cruyff melontarkan pujian terhadap sistem pembinaan pemain muda yang diterapkan Feyenoord Rotterdam.
Untuk kali ketiga secara beruntun akademi
Feyenoord terpilih sebagai yang terbaik di Belanda. Selain menghasilkan
pemain yang dijadikan komoditas ke klub-klub lain, Feyenoord seakan
tidak pernah berhenti mencetak pemain muda yang sekarang mendominasi
skuat asuhan pelatih Ronald Koeman. Nama-nama pemain belia macam Terence
Kongolo, Tonny Trindade de Vilhena, Anass Achahbar, dan Jean-Paul
Boetius adalah dua nama terakhir yang diorbitkan Koeman musim ini.
"Itulah satu-satunya cara untuk melakukannya dengan benar," tulis Cruyff dalam kolom mingguan di De Telegraaf.
"Semua
hal lain yang dilakukan di Belanda tampak tidak masuk akal. Terkadang
saya berpikir 'gila menghabiskan banyak uang untuk membeli pemain muda'.
Hal ini sungguh mengganggu karena kontrak gemuk menghancurkan pemain
muda berbakat. Saya rasa mereka masih muda, jadi beri mereka banyak
waktu untuk berkembang."
"Berdasarkan pengalaman panjang saya
dengan pemain, saya selalu bilang 'semua uang yang kalian hasilkan saat
berusia 28 tahun akan tetap ada setelah karier kalian berakhir'."
Baru-baru
ini Cruyff menyatakan pensiun dari dunia kepelatihan usai membawa tim
seleksi Catalonia bermain 1-1 melawan Nigeria dalam sebuah laga
eksebisi.
Jumat, 04 Januari 2013
Johan Cruyff Puji Pembinaan Pemain Feyenoord
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar