
Barito Putra berhasil mengemas tiga angka
perdana mereka di Indonesia Super League (ISL) dengan memukul Arema
Indonesia dengan skor 1-0. Gol Coulibaly di menit kelima menjadi
satu-satunya gol yang menjadi pembeda kedua tim di laga ini.
Babak Pertama
Bermain
sebagai tuan rumah Barito Putra menerapkan permainan menyerang dengan
umpan pendek cepat dan Arema Indonesia tampak tidak siap dengan hal
tersebut.
Pada menit kelima, tim tuan rumah langsung mencetak
gol ke gawang Arema melalui tendangan voli Coulibaly yang tidak mampu
diantisipasi Kurnia Meiga. Beberapa menit kemudian, gawang Arema hampir
kembali kebobolan melalui tendangan jarak jauh Amirul Mukminin,
beruntung kali ini Meiga mampu menepis bola.
Perlahan Arema mulai
mampu meredam tekanan dari Barito tetapi tim tamu masih kesulitan
menembus lini pertahanan tuan rumah. Di menit ke-18, memanfaatkan
serangan balik, Barito kembali memiliki peluang emas mencetak gol, kali
ini Yongki Aribowo mendapatkan bola di kotak penalti tanpa terkawal,
sayang tembakannya masih melayang di atas mistar gawang.
Arema
mulai mampu membongkar lini pertahanan Barito melalui kerja sama
Cristian Gonzales dan Kayamba Gumbs. Pemain terakhir melepaskan tembakan
di area kotak penalti tanpa terkawal, namun bola masih melayang tipis
di atas gawang Dian Agus Prasetyo.
Tekanan terus mengalir dari
Arema di sisa waktu babak pertama. Di menit ke-41, memanfaatkan
kesalahan bek Barito, Gumbs mencuri bola di daerah pertahanan lawan dan
kemudian mengirim umpan kepada Joko Sasongko yang berdiri bebas di kotak
penalti, namun tembakannya masih dapat dihalau dengan gemilang oleh
Dian Agus.
Peluang terakhir didapat Arema ketika striker mereka
kembali mendapatkan ruang tembak di kotak penalti. Kali ini melalui
tembakan Beto memanfaatkan sosoran bola dari Gumbs, tetapi kembali bola
masih melayang di atas mistar gawang. Kedudukan 1-0 bertahan hingga jeda
pertandingan.
Babak Kedua
Arema langsung
tancap gas di paruh kedua ini untuk mengejar ketertinggalan. Peluang
langsung di dapat melalui tendangan bebas dari jarak yang cukup ideal,
namun eksekusi Gumbs masih membentur pagar hidup.
Terus ditekan,
Barito mencoba menghidupkan kembali lini depan dengan memasukkan Nehemia
Solossa menggantikan Yongki. Sementara Arema juga menambah daya gedor
dengan memasukkan Sunarto.
Setelah tidak ada peluang yang cukup
matang dalam beberapa waktu, di menit ke-67 Gonzales hampir mencetak gol
melalui tandukannya memanfaatkan umpan Alfarizie, tetapi bola masih
melenceng tipis dari sasaran.
Barito memiliki peluang setelah
Ghattuesi melakukan kesalahan fatal di daerah pertahanannya sendiri,
beruntung Nehemia terlalu terburu-buru melepaskan tembakan sehingga tim
tuan rumah gagal menggandakan kedudukan.
Arema terus melakukan
tekanan di sisa waktu babak kedua, namun Barito mampu mempertahankan
keunggulan 1-0 hingga wasit meniupkan peluit tanda pertandingan
berakhir.
Minggu, 20 Januari 2013
Barito Putra 1-0 Arema Indonesia
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar