
SAO PAULO - Jika negosiasi AC Milan
dan Flamengo terkait Robinho berlangsung alot dan belum menghasilkan
apa-apa, hal berbeda terjadi dengan negosiasi Milan-Corinthians untuk
Alexandre Pato. Meski belum ada kesepakatan secara penuh, kabarnya tak
ada kesulitan berarti pada proses negosiasi.
Pato dan Robinho memang sama-sama ingin meninggalkan Rossoneri
dan pulang ke Brasil. Pada musim ini, keduanya semakin jarang mendapat
kepercayaan dari pelatih Massimiliano Allegri. Bersinarnya penyerang
belia, Stephan El Shaarawy menjadi salah satu penyebab semakin sempitnya
ruang bagi Pato dan Robinho di tim utama.
Maka, pindah ke klub
lain pun bisa menjadi solusi terbaik bagi mereka maupun bagi Milan -yang
bisa mendapat keuntungan secara finansial. Sementara itu, direktur klub
Corinthians, Duilio Monteiro Alves berharap kepindahan Pato -dengan
mahar sebesar 15 juta euro- bisa segera terlaksana.
“Sudah banyak
orang yang tahu akan potensi yang dimilikinya di atas lapangan. Dia
merupakan pemain yang luar biasa,” ujar Alves kepada ESPN Brasil, seperti dilansir Goal, Kamis (27/12/2012).
“Departemen
medis dan fisioterapis kami telah mengikuti (perkembangan) Pato dan
akan segera bekerja dengannya. Pada minggu pertama Januari, kami
berharap bisa menjadikannya (Pato) sebagai hadiah bagi fans
Corinthians,” sambung Alves.
Pato sendiri dibeli Milan dari
Internacional pada musim 2007/08 silam. Dengan talenta yang dimilikinya,
pemain berusia 23 tahun tersebut dipercaya akan menjadi penyerang
andalan Rossoneri. Namun, lantaran rentan cedera, belakangan
Pato justru lebih sering menghabiskan waktu di ruang perawatan, sehingga
kontribusi bagi tim pun kian minim.
Kamis, 27 Desember 2012
Si Bebek Menuju Corinthians
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar