
Yokohama - Kekalahan di final Piala
Dunia Antarklub menimbulkan kekecewaan besar di dalam skuat Chelsea. Di
tengah-tengah itu, muncul cerita mengenai komentar miring Lucas Piazon
yang menyebut Chelsea kekurangan hasrat untuk jadi juara.
Piazon
tidak dimainkan dalam laga melawan Corinthians di final tersebut. Jelas
dia tidak sekalipun dia menyentuh bola. Yang kemudian menjadi cerita
darinya bukanlah apa yang dilakukannya di atas lapangan, tapi apa yang
terjadi di luarnya.
Pemuda 18 tahun asal Brasil tersebut dikutip
oleh sebuah situs mengkritik timnya sendiri. Dalam ucapannya, Piazon
mengatakan bahwa para pemain Chelsea seperti tidak punya keinginan untuk
menang dan hanya beberapa di antaranya saja yang punya hasrat untuk
jadi juara. Dua kompatriotnya, Ramires dan David Luiz, disebutnya masuk
dalam kategori yang bagus.
"Tampaknya beberapa orang kehilangan
beberapa hal yang menjadi prinsip, yakni hasrat untuk menjadi juara,"
demikian ucapan Piazon yang dikutip situs tersebut.
"Kami
kekurangan karakter dan kebanggaan memakai jersey ini. Tak ada seorang
pun yang ingin mendapatkan bola. Tapi, setidaknya Oscar sudah
mencobanya," lanjutnya lagi.
Seperti dilansir Soccernet, Komentar ini kemudian buru-buru diklarifikasi oleh Piazon lewat akun Twitter-nya.
Dia menyebut bahwa apa yang dikatakannya hanyalah Corinthians bermain
lebih berani. Namun, dia tetap mengatakan bahwa Corinthians bermain
dengan hasrat yang lebih besar daripada Chelsea.
"Yang saya
katakan adalah Corinthians bermain lebih berani daripada kami, bahwa
mereka lebih menginginkan titel juara itu dan bermain dengan hasrat
lebih besar daripada kami!"
"Saya tidak akan pernah mengatakan
sesuatu soal rekan setim saya. Saya baru 18 tahun dan bersama mereka
saya belajar banyak hal," jelas Piazon.
Sementara itu, Ramires mengaku sulit untuk melupakan kekalahan tersebut. Dia bahkan mengaku menangis setelah final tersebut.
"Saya
menangis. Saya menginginkan kemenangan. Saya sudah memimpikan bermain
di final Piala Dunia Antarklub sebelumnya. Saya bermain untuk klub besar
dan klub besar seharusnya menang dan menjuarai titel penting. Anda bisa
menangis untuk satu malam, namun esoknya sudah berbeda lagi."
Dengan
kegagalan di Piala Dunia Antarklub, Chelsea sudah kehilangan dua tiga
titel penting. Sebelum ini, mereka gagal di Piala Super Eropa dan Liga
Champions. Kegagalan-kegagalan itu lantas membuat Frank Lampard
mengingatkan rekan-rekannya untuk fokus di Premier League.
Senin, 17 Desember 2012
Lucas Piazon dan Chelsea yang 'Tidak Punya Hasrat'
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar