
TOYOTA – Corinthians tinggal selangkah lagi mendulang titel Piala Dunia Antarklub yang kedua. Setelah pertama kali memenangkannya tahun 2000 silam, jawara Copa Libertadores itu mulus ke final, usai menang tipis atas Al Ahly, kampiun CAF Champions League.
Babak Pertama
Corinthians berupaya merealisasikan keunggulan mereka di atas kertas ke lapangan hijau sejak awal babak pertama. Meski permainan agak alot, setidaknya Corinthians sedikit demi sedikit, mulai menguasai pertandingan.
Peluang pertama didapat di menit kesembilan dari sepakan Douglas do Santos. Sesaat berada di ujung garis kotak penalti, Douglas coba melepas tembakan ke arah gawang. Sayang aliran bola masih belum tepat sasaran.
Dua menit berselang, datang balasan dari Al Ahly. Bermula dari sepakan bebas Waleed Soliman yang mengarah ke jantung pertahanan Corinthians, Ramy Hisham yang tak terkawal, berupaya menanduk bola yang juga masih gagal.
Baru di medio interval perdana, terjadi gol pembuka dari Corinthians, wakil sekaligus kampiun Copa Libertadores di menit ke-30. Douglas yang sebelumnya gagal memanfaatkan peluang pertama timnya, melepas assist yang lantas dikonversi Paolo Guerrero dengan tandukannya.
Arah bola yang tak mampu dihalau kiper Al Ahly, Sherif Ekramy, sontak mengubah papan skor Toyota Stadium, 1-0 untuk Corinthians. Al Ahly mencoba merespon, namun waktu sudah keburu masuk masa ngaso.
Babak Kedua
The Red Convoy – julukan Al Ahly, coba lebih agresif di 45 menit kedua. Kendati begitu, peluang pertama di babak kedua, baru hadir di menit ke-64. Ahmed Fathy yang melakukan overlap, punya kans besar menyamakan kedudukan. Nahas, finishing-nya hanya menggetarkan jala gawang sebelah luar Corinthians.
Corinthians baru bisa membalas serangan saat waktu memasuki menit ke-71. Paulinho Bezzerra yang coba melepas sepakan keras spekulatif, mengancam gawang Al Ahly. Beruntung, terjangan deras itu bisa di-intercept Wael Gomaa, sebelum menerjang Mahmoud El Saoud, kiper pengganti Al Ahly.
Sebelum menutup laga, armada asuhan Hossam El Badry sempat mengguncang pertahanan Timão – julukan Corinthians. Beruntung, dentuman keras Rami Hisham di menit ke-87, masih tipis melintas di atas goleiro (kiper) Cássio Ramos. Skor 1-0 bertahan hingga wasit menuntaskan laga.
Alhasil, Corinthians sukses melaju ke partai puncak Piala Dunia Antarklub, menanti lawan terakhirnya antara Chelsea, sang juara Eropa atau CF Monterrey, penguasa Amerika Utara, di semifinal lain, yang baru akan dihampar besok petang.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar