
MUNICH – Lantaran dikenai kartu merah di DFB-Pokal
kontra Augsburg midweek lalu, Franck Ribéry mesti absen di perempatfinal
kontra raksasa Bundesliga lainnya, Borussia Dortmund. Melihat kenyataan
itu, para petinggi Bayern Munich geram terhadap keputusan kontroversial
tersebut.
Gelandang lincah asal Prancis itu, dijatuhi kartu merah langsung oleh schiedsrichter (wasit)
Thorsten Kinnhöfer di menit ke-47, karena dianggap sengaja menampar
pemain Augsburg, Koo Ja-Cheol. Sejumlah dedengkot Bayern seperti
Presiden Karl-Heinz Rummenigge dan manajer Matthias Sammer pun mengecam
dan masih belum bisa menerima keputusan tersebut.
“Saya pribadi tak bisa menerima (keputusan) itu. Wasit performa wasit
sangat buruk. Padahal faktanya, Koo melakukan hal yang sama dan dia
hanya diberi kartu kuning,” sergah Sammer kepada ESPN, Sabtu (22/12/2012).
Tentu kehilangan Ribéry, menjadi kekecewaan besar buat FC Hollywood. Apalagi mereka amat ambisius membalas kekalahan dari Die Scwarzgelben di
final DFB-Pokal musim lalu,: “Kartu merah itu menyakitkan. Padahal dia
mungkin menjadi pemain terbaik di babak pertama dari keseluruhan musim
ini. Tapi absennya Ribéry takkan menjadi alasan buat kami,” timpal
Rummenigge.
Masih soal internal Bayern, spekulasi soal masa depan reisebus (pelatih) Jupp Hencykes masih menyita sejumlah pihak, baik publik Bavaria maupun pemain. Terakhir, mittelfeldspieler (gelandang) Bastian Schweinsteiger, ikut angkat bicara.
“Jupp Heynckes menjadi faktor menentukan untuk kesuksesan kami. Memang,
publik tak terlalu mengapresiasi pekerjaannya. Tapi saya akan sangat
menghargai jika dia mau bertahan untuk setahun lagi,” tandas
Schweinsteiger.
Senin, 24 Desember 2012
Bayern Enggak Ikhlas Ribery Kena Sanks
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar