| Sunday, 23 September 2012 13:35 |
Beritabola.com Cagliari
- Pertandingan Cagliari versus Roma yang semestinya digelar tertutup
akhirnya ditunda karena pihak tuan rumah ngotot mengundang tifosi.
Kejadian ini disindir oleh pelatih Roma, Zdenek Zeman.Awalnya pemerintah setempat memerintahkan supaya laga tersebut digelar tanpa penonton pada hari Minggu (23/9) jam 3 sore waktu lokal. Alasannya, stadion Is Arenas di Sardinia dinilai masih belum memenuhi standar kelayakan dan keamanan. Namun, Cagliari melalui presidennya, Massimo Cellino, menyatakan tetap mengundang para suporter ke stadion, terutama mereka yang telah membeli tiket terusan satu musim. Mendapat "perlawanan" seperti itu, pemerintah setempat membuat keputusan yang lebih tegas lagi: pertandingan tidak boleh diadakan alias ditunda. "Keputusan ini terpaksa diambil untuk menghindari kemungkinan adanya public order yang disebabkan oleh reaksi emosional, irasional dan sakit dari presiden Cagliari Calcio," demikian antara lain bunyi pernyataan tersebut. Karena Stadio Sant'Elia sedang direnovasi, Cagliari sempat menjadikan Stadio Rocco di kota Trieste sebagai kandang pertandingannya di akhir musim. Namun mereka kemudian memilih Is Arenas di Quartu Sant'Elena di musim panas. Masalahnya, stadion ini pun masih punya sejumlah masalah, di antaranya belum lulus standar keamanan. Organisasi lingkungan WWF pun menganggap struktur stadion ini mengganggu populasi burung flamingo setempat. Di laga kandang pertamanya musim ini Cagliari menjamu Atalanta tanpa penonton. "Ini cuma terjadi di Italia," keluh dan sindir Zeman kepada Sky Sport Italia tentang kejadian tersebut. "Ini membingungkan. Sekarang kami harus mengevaluasi strategi kami,”" timpal direktur sport Roma, Franco Baldini. (dtc/a2s) Sumber: detiksport |
Senin, 24 September 2012
Cagliari-Roma Ditunda, Zeman: Ini Cuma Ada di Italia
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Cagliari
- Pertandingan Cagliari versus Roma yang semestinya digelar tertutup
akhirnya ditunda karena pihak tuan rumah ngotot mengundang tifosi.
Kejadian ini disindir oleh pelatih Roma, Zdenek Zeman.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar