Rabu, 01 Agustus 2012
Pembunuh Spanyol dedikasikan Gol untuk fans
NEWCASTLE – Sejak zaman kolonialisme, Honduras sudah diinjak-injak Spanyol. Tapi di Britania Raya, Honduras berkesempatan melakukan revans. Cukup satu gol pembunuh sudah memastikan Spanyol U-23 pulang ke semenanjung Iberia lebih cepat.
Dini hari tadi, Matador muda mesti berurai air mata karena gagal lolos ke perempatfinal cabang sepakbola Olimpiade London 2012. Mereka dipulangkan Honduras U-23 di laga kedua Grup D. Pada laga perdananya, tim asuhan Luis Milla itu juga keok dari Jepang dengan skor serupa.
Partai terakhir Grup A kontra Maroko U-23 pada Rabu dini hari mendatang, tak sedikitpun akan berpengaruh pada peluang Spanyol. Pasalnya, Jepang mendapuk kemenangan keduanya sementara Honduras mengumpulkan empat poin hasil imbang kontra Maroko dan tiga poin dari Spanyol.
Sang pembunuh itu menyandang identitas bernama Jerry Bengtson. Ariete yang bernaung di klub MLS, New England Revolution, itu menaklukkan David De Gea di menit ke-7, berkat assist yang didapatnya dari Róger Espinoza.
Dedikasi gol tersebut sederhana saja, Bengtson hanya ingin mempersembahkan torehannya itu kepada fans Honduras, yang tak kalah dari suporter Spanyol dalam memadati St. James’ Park, Newcastle, dini hari tadi.
“Senang rasanya mendengar fans bersorak kepada kami dan meneriakkan yel ‘Honduras, Honduras’. Kami ingin berterima kasih kepada mereka dan mempersembahkan gol serta kemenangan ini kepada para suporter,” papar Bengtson, sebagaimana disitat Soccerway, Senin (30/7/2012).
“Pertandingan tadi berjalan makin menegangkan di babak kedua. Mereka menciptakan banyak peluang tapi kami mampu mempertahankan ketenangan saat terancam. Sungguh sebuah laga yang berat,” lanjutnya.
“Berikutnya, kami akan menghadapi Jepang dan kami masih butuh poin ekstra. Jepang sama seperti Spanyol, lawan yang berat buat kami,” tandas bomber berusia 25 tahun tersebut.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar